Selasa, 22 September 2020

Anggota Tim Teknis e-KTP Akui Terima Uang

Anggota Tim Teknis e-KTP Akui Terima Uang

Foto: ilustrasi (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Anggota tim teknis bentukan Menteri Dalam Negeri untuk proyek pengadaan e-KTP, Salah satunya anggotanya Tri Sampurno mengaku pernah menerima uang taksi berjumlah Rp 2 Juta dari Dedi Prijono, yakni kakak Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Tri mengatakan, pemberian uang tersebut dilakukan didalam Dedi ketika dalam perjalanan pulang ke rumah usai menghadiri acara di kantor Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI), pada dasarnya tri enggan menerima uang yang disodorkan Dedi.

“Tapi karena dipaksa katanya uang taksi, akhirnya saya terima dan kemudian saya turun di Cibubur. Waktu itu saya buka di dalam taksi jumlahnya Rp 2 juta,” kata Tri dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta, Kamis (13/4).

Tri mengungkapkan, Dirinya tidak menyangka akan bertemu kembali dengan pengusaha Dedi Prijono yang pernah ia ditemui di Fatmawati. Kenyataannya, usai ditetapkan sebagai tim teknis sesuai MoU Kemendagri-BPPT, Tri dan tim teknis lainnya diundang untuk menghadiri demonstrasi tentang pengembangan sistem e-KTP di kantor PNRI.

“Saat demo selesai sekitar pukul 22.00 WIB malam, saya pulang ke rumah di daerah Bogor. Saat itu, Dedi Prijono menawarkan untuk pulang bersama menggunakan mobilnya. Saya ikut menumpang, dimana ada satu orang baru belum pernah saya lihat. Terus dalam perjalanan saya yakini tidak ada pembicaraan khusus,” paparnya dalam pengadilan.

Dan memang sebelumnya, Tri Sampurno juga mengakui pernah mengikuti sebanyak lima kali pertemuan dengan beberapa pengusaha di ruko Fatmawati yang diketahui pemiliknya​ adalah Andi Narogong. Pertemuan itu jelas membahas persoalan persiapan desain proyek e-KTP.

Keterangan Tri dalam persidangan menyebutkan siapa saja yang melakukan pertemuan tersebut. Di antaranya pihak yang hadir adalah kakak dan adik kandung Andi Narogong yaitu Dedi Prijono dan Vidi Gunawan.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.