Selasa, 19 Januari 2021

Kasus e-KTP, KPK Akan Jemput Paksa Miryam

Kasus e-KTP, KPK Akan Jemput Paksa Miryam

Foto: Politisi Hanura yang menjadi salah satu tersangka pemberian keterangan palsu dalam kasus korupsi e-KTP. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan pemanggilan paksa kepada Miryam S Haryani. Sebab, tersangka memberikan keterangan palsu dalam persidangan kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, Hingga sekarang belum memenuhi panggilan KPK.

Banner Iklan Swamedium

Terlebih Miryam tidak memberikan alasan ketidakhadirannya kepada KPK.

“Sampai siang ini yang bersangkutan belum datang dan belum ada informasi terkait ketidakdatangan. Penyidik masih menunggu sampai sore ini. Jika tidak datang dengan alasan yang tidak patut maka akan dipertimbangkan pemanggilan kembali sekaligus dengan perintah membawa,” kata Juru Bicara (Jubir) KPK ketika dikonfirmasi, Jakarta Pusat, Kamis (13/4).

Mantan anggota Komisi II DPR RI yang berasal dari partai Hanura ini, Dijadwalkan oleh KPK untuk diperiksa sebagai tersangka memberikan keterangan palsu dalam pengadilan Tindak Pindana Korupsi (Tipikor) terkait kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP dan ini pertama kalinya Miryam diperiksa sebagai tersangka.

Menurut Jubir KPK Febri Diansyah, Ketidakhadiran Miryam dalam pemeriksaan oleh penyidik KPK, Sangat menghambat proses penyidikan kasus e-KTP. Padahal, KPK ingin agar semua kasus yang sudah lama tersebut cepat diselesaikan.

“Kami ingin tangani kasus e-KTP dan kasus lainnya dengan lebih cepat, efektif dan tetap memiliki bukti yang kuat,” ujar Febri.

Miryam ditetapkan sebagai tersangka memberikan keterangan tidak benar dalam persidangan oleh KPK. Dia dijerat dengan Pasal 22 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (JM)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita