Jumat, 25 September 2020

Polisi Sebut Cairan yang Disiramkan ke Novel Baswedan Mengandung Asam Sulfat

Polisi Sebut Cairan yang Disiramkan ke Novel Baswedan Mengandung Asam Sulfat

Penyidik KPK Novel Baswedan yang keluar dari RS Mitra Keluarga untuk dipindahkan ke RS Eye Center. (jawapos)

Jakarta, Swamedium.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan pihaknya telah membentuk tim khusus guna menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

“Timnya itu dari Polda, Polres dan Polsek. Ada dua sampai tiga regu. Satu regu bisa beranggotakan 10 orang dan dipimpin oleh Direskrimum,” kata Argo di Jakarta, Kamis (13/4) seperti dilansir okezone.

Berdasarkan hasil penelitian, cairan yang digunakan untuk mencederai Novel mengandung Asam Sulfat, yang memang cukup mudah didapatkan di pasaran.

“Cairan itu memang dijual bebas,” tambah Argo.

Argo mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi. Sementara istri Novel, termasuk saksi yang akan dimintai keterangannya belum menjalani proses pemeriksaan lantaran masih harus menemani suaminya melanjutkan pengobatan ke Singapura.

“Istrinya masih belum, kan masih di luar (Singapura). Kalau saksi sampai sekarang sudah 16 orang,” jelasnya.

Seperti diketahui, insiden penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan terjadi ketika penyidik KPK tersebut usai menunaikan ibadah shalat subuh di masjid dekat rumahnya, di Kelapa Gading, Selasa (11/4).
Pihak keluarga memutuskan untuk melanjutkan perawatan Novel Baswedan di Singapura, setelah sebelumnya mendapat penanganan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading dan Jakarta Eye Center (JEC). (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.