Kamis, 04 Juni 2020

Ribuan Mahasiswa Jakarta Akan Awasi Pilgub Putaran 2

Ribuan Mahasiswa Jakarta Akan Awasi Pilgub Putaran 2

Foto: Perguruan Tinggi yang sudah MoU dengan Bawaslu itu, antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Trisakti, Universitas Ibnu Khaldun, Universitas Jayabaya, dan lainnya. (Maida/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Perguruan Tinggi Se-DKI Jakarta akan mengerahkan ribuan mahasiswanya untuk memastikan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017 berlangsung demokratis.

Mereka akan diterjunkan langsung untuk melakukan advokasi, sosialisasi, pengawasan partisipasif dan penindakan berdasarkan hukum yang berlaku di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh Jakarta.

Perguruan Tinggi Se-DKI Jakarta itu telah menjalin kerjasama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan pengawasan partisipasif. Kehadiran mahasiswa di TPS-TPS itu akan dilengkapi dengan Name Tag Berlogo Bawaslu DKI dan Perguruan Tinggi asal mahasiswa, foto mahasiswa dan nama. Perguruan Tinggi yang sudah MoU dengan Bawaslu itu, antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Trisakti, Universitas Ibnu Khaldun, Universitas Jayabaya, dan lainnya.

Rektor Universitas Ibnu Khaldun Prof.Dr.Musni Umar, PhD sebagai koordinator umum mengatakan ada indikasi Pilkada kali ini sudah melakukan politik Machiavelli atau menghalalkan segala cara untuk menang. Kecurangan dengan melakukan politik uang untuk memenangkan pasangan calonnya itu, lanjutnya, sudah terjadi sejak Putaran Pertama, dimana ada TPS yang angka perolehan salah satu paslon hampir 100 persen.

Oleh karena itu, Musni melanjutkan, tidak ada pilihan lain bagi kalangan akademis harus terjun langsung ke masyarakat. Tujuannya agar Pilgub DKI Jakarta bisa berlangsung jujur, adil , damai, demokratis dan Luber (langsung, umum, bebas dan rahasia).

“Rugi kalau akademisi hanya duduk menonton televisi, dan main twitter. Anda punya tanggungjawab terhadap bangsa ini. Salah pilih pimpinan nanti bisa ‘bunuh-bunuhan,” katanya saat Konferensi Pers Pernyataan Sikap Perguruan Tinggi se-DKI Terhadap Pilgub. Putaran Kedua di Universitas Ibnu Khaldun, Sabtu (15/4).

Menurut Musni, kalangan akademisi, terutama mahasiswa harus terjun langsung untuk mengawal Pilgub karena ingin Jakarta maju dan menjadi tempat berhimpunnya seluruh suku bangsa, ras, agama dan berbagai kalangan masyarakat dalam kehidupan yang aman dan damai.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.