Senin, 25 Januari 2021

Begini Kronologi Terbakarnya Mobil Dekat Lokasi Tabligh Akbar Habib Rizieq

Begini Kronologi Terbakarnya Mobil Dekat Lokasi Tabligh Akbar Habib Rizieq

Foto: Konferensi pers digelar FPI dan GNPF MUI menyikapi peristiwa yang dinilai teror kepada Habib Rizieq Syihab. (Yoga/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Konferensi pers digelar di Masjid Raya Al Ittihad, Minggu (16/4) menyikapi peristiwa yang dinilai sebagai bentuk teror kepada umat Islam. Teror berupa pembakaran mobil yang terjadi di area parkir acara tabligh akbar peringatan Isra Mi’raj di DPD FPI DKI Jakarta, di Cawang Kompor, Jakarta Timur.

Banner Iklan Swamedium

Habib Muchsin Alatas selaku pengurus FPI mengutarakan kronologi kejadian peledakan mobil kepada awak media.

“Peringatan acara isra miraj yang semalam digelar merupakan acara yang bertepatan dengan hari lahir saya. Adapun rangkaian acaranya adalah santunan, pengobatan gratis dan khatam hadist buchori. Jadi acara ini bukan semata-mata karena ada pilkada, tapi ini memang acara tahunan,” ujar Habib Muchsin.

Saat pembacaan maulid berlangsung, Habib Muchsin mengatakan bahwa ia meninggalkan tempat tersebut sejak usai maghrib, dikarenakan ia akan menjemput Imam Besar Umat Islam Habib Rizieq Syihab.

“Dari pagi sampai sore saya ada di lokasi, kemudian setelah itu saya pergi untuk menjemput Habib Rizieq, dikarenakan kondisi beliau yang kurang sehat makanya saya jemput. Khawatir beliau tidak bisa datang kalo tidak dijemput,” lanjut Sekretaris Dewan Syariah FPI itu.

Saat itu, Habib Muchsin melanjutkan, dirinya beserta Habib Rizieq tiba di lokasi tabligh akbar pukul 21.45 WIB. Seperti biasa ada sambutan dari warga berupa palang pintu khas Jakarta. Kemudian setelah itu Habib Rizieq naik ke atas panggung untuk memberikan ceramah.

“Sebelumnya sudah ada beberapa habib dan ustadz yang memberikan ceramah, kemudian setelah itu Habib Rizieq memberikan ceramah, naik ke atas panggung sekitar pukul 11 malam,” lanjutnya.

Habib Muchsin mengatakan, saat Habib Rizieq selesai memberikan ceramah sekira pukul 00.05 WIB, dilanjutkan dengan doa penutup, di saat itulah terdengar suara ledakan.

“Saat Habib Rizieq memimpin doa penutup, di saat yang sama ada suara ledakan. Saya rasa banyak jamaah yang mendengar suara ledakan tersebut. Kemudian saya Membisiki Habib Rizieq untuk mempercepat doa,” ucapnya.

Lanjut Habib Muchsin, setelah doa selesai, kami semua keluar dan terlihat mobil terbakar dengan api yang membesar. Di lokasi terlihat 3 mobil, 1 mobil sudah terbakar, sisanya tidak. Kemudian memadamkan api dari mobil yang terbakar. Dibantu para warga dan jamaah yang ada di lokasi.

“Sebelum mobil itu terbakar, ada salah satu murid saya melihat ada api yang keluar dari mobil. Kemudian disamperin sama murid saya, takut takut ada orang di dalam mobil. Tapi belum sampai ke mobil terlihat ada 3 orang keluar dari mobil tersebut, mereka kabur dan lari ke tempat sepi. Sepertinya ini sudah dikondisikan,” tuturnya.

Menurut Habib Muchsin lagi, ada 2 mobil lain di lokasi itu. Jalur itu adalah jalur yang akan dilewati Habib Rizieq saat pulang.

“Habib pulang, jalannya lewat jalan situ. Dia dihalangin sama dua mobil. Nggak ada yang berani dekat situ karena berisiko, sama laskar kita dicek itu mobil sebelum Habib lewat. Anak-anak kita periksa, ternyata (dua) mobil lain itu penuh jeriken dengan bensin. Ada 4 jeriken besar (Toyota Kijang hitam). Di mobil lainnya (Toyota Kijang biru) ada 5 sampe 6 jeriken,” paparnya.

Dalam konferensi pers tersebut, selain Habib Muchsin Alatas hadir juga pengacara dari tim advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera, dan Sekjen DPD FPI DKI Jakarta Habib Novel Bamukmin. (Yog)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita