Rabu, 15 September 2021

Tidbinbilla, Alam Liar Australia dalam Sebuah Nature Reserve

Tidbinbilla, Alam Liar Australia dalam Sebuah Nature Reserve

Foto: Salah satu peternakan di Tidbinbilla, Canberra, Australia. (Nico/swamedium)

Canberra, Swamedium.com – Bagaimana cara menikmati alam liar Australia dalam sebuah tour singkat. Jawabannya anda harus datang ke Tidbinbilla Nature Reserve, sebuah cagar alam yang hanya berjarak 40 menit berkendara dari pusat ibukota Australia, Canberra. Tidbinbilla yang berada diatas ketinggian perbukitan ini memiliki pemandangan yang sangat menarik.

Banner Iklan Swamedium

Untuk mencapai Tidbinbilla dari Canberra, pengendara akan melewati jalanan yang melintasi padang rumput peternakan sapi, kuda, atau biri-biri di kiri-kanan dengan latar perbukitan berbatu-batu besar menonjol bernama “Gibraltar Rock”.

Foto: “Gibraltar Rock”. (Nico/swamedium)

Tidbinbilla yang menggabungkan konservasi dan wisata ini menawarkan sensasi alam liar negeri benua bernama Australia.Cagar alam ini dihuni hewan-hewan khas Australia seperti kanguru, wallabies, koala, platyphus, 30 jenis reptil, Emusi burung raksasa serta 160 spesies burung lainnya.Untuk memasuki cagar alam yang dikelola pemerintah Australia ini pengunjung hanya perlu membayar 11.50 Dollar per orang. Saat memulai tour, kanguru yang berkelompok dengan anaknya menyembul dari kantung induknya atau lenggak-lenggok langkah burung Emu akan menyapa pengunjung di luar kiri-kanan kaca kendaraan.

Foto: Kanguru, hewan yang menjadi ciri khas Australia. (Nico/swamedium)
Foto: Kanguru, hewan yang menjadi ciri khas Australia. (Nico/swamedium)

Tidbinbilla menyediakan fasilitas walkingtrackkhusus bagi pengunjung untuk merasakan secara langsung berjalan menembus hutan khas Australia, mendengarkan gemericik aliran sungai kecil, atau melihat danau yang dihuni platyphus dengan aneka burung air yang datang dan pergi. Di tempat bernama the Sanctuaryini pengunjung dapat menikmati alam Australia dengan nyaman, bahkan untuk pengunjung dengan kursi roda.

Terdapat gardu pandang di sisi danau, jalanan beraspal berliku-liku untuk menembus lebatnya hutan sub-tropis dan bebatuan besar Jurrasic, serta melewati rawa yang telah dibangun jembatan besi khusus diatasnya. Papan informasi dan penunjuk arah memudahkan pengunjung menikmati Tidbinbilla. Terdapat pula rumah yang disewakan bagi pengunjung untuk menikmati alam liar Tidbinbilla dengan biaya 140 Dollar. Juga tersedia paket-paketbush walkingdari jalur yang mudah (dibawah satu jam), sedang (dua sampai empat jam), danyang sulit sulit selama empat sampai delapan jam.

Foto: Hewan khas Australia bisa ditemukan di Tidbinbilla Nature Reserve, Canberra. (Nico/swamedium)

Menemukan hewan pemalas nan lucu, koalaatau platyphus di alam liar adalah sebuah tantangan yang cukup membuat fun. Hewan nocturnalyang tidur di siang hari ini bisa kita cari di tingginya pohon-pohon eucaliptus.Bagi yang malas mencarinya, Tidbinbilla juga menyediakan koala yang dipelihara dalam sebuah kandang khusus, untuk sekedar dijadikan obyek foto selfie. Sementara platyphus, mamalia air dengan paruh mirip bebek hanya akan muncul di waktu-waktu tertentu misalnya saat mencari makan.

Nama “Tidbinbilla” berasal dari kata Aborigin “Jedbinbilla”, yang berarti “ketika remaja menjadi dewasa”. Kaum Aborigin dari klan Ngunnawal telah memiliki kaitan erat dengan tempat ini setidaknya sejak 21.000 tahun yang lalu. Mereka tinggal di daerah ini atau hanya sekedar singgah dalam perjalanan mereka, untuk bertukar artefak, pengetahuan, merayakan perkawinan, atau merayakan upacara penting lainnya. Aborigin dikenal sebagai suku asli yang menyatu dengan alam liar australia dengan budayanya yang berbeda dari para pendatang Eropa.

Tidbinbilla yang jauh dari keramaian kota, dengan udara yang segar namun kering, dikelola dengan sangat baik, terlihat dari kebersihannya dari sampah. Bagi keluarga, disediakan tempat khusus untuk memanggang barbeque, dengan lapangan luas yang dilengkapi tempat bermain anak-anak dan tempat parkir yang nyaman. Bisa dikatakan, Canberra ibukota Australia yang terkenal dengan sebutan “Bush Capital” dan memiliki lebih banyak kanguru daripada penduduk kota ini identik dengan Tidbinbilla sebagai tempat wisata yang khas.

Foto: Visitor Information Center, selain untuk membeli tiket masuk, pengunjung dapat membeli aneka souvenir khas Australia. (Nico/swamedium)

Di Visitor Information Center, selain untuk membeli tiket masuk, pengunjung dapat membeli aneka souvenir khas, seperti boneka kanguru, koala, atau platyphus. Terdapat pula buku-buku tentang alam Australia, mug bergambar hewan-hewan, CD rekaman suara burung-burung, kaos, peta, kartu pos, magnet, ataupunaneka produk budaya khas Aborigin lainnya. Tersedia pula display khusus yang berisi tentang informasi terkait Tidbinbilla, aneka reptil, kafe, dan toilet. Tidbinbilla yang dibuka mulai pukul 7:30 pagi hingga pukul 6:00 sore di musim dingin (8:00 sore di musim panas) ini patut menjadi agenda anda saat berkunjung ke ibukota Australia. (Nico Andrianto/jurnalis warga)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita