Kamis, 28 Mei 2020

Tim Advokasi Anies-Sandi Laporkan Pembagian Sembako Basuki-Djarot ke Bawaslu

Tim Advokasi Anies-Sandi Laporkan Pembagian Sembako Basuki-Djarot ke Bawaslu

Foto: Tim advokasi Anies-Sandi melaporkan temuan pembagian sembako di masa tenang kepada Bawaslu DKI. Pembagian tersebut dilakukan dalam sepekan terakhir dan sangat masif. (asmc)

Jakarta, Swamedium.com – Tim advokasi Cagub-Cawagub DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno melaporkan temuan pembagian sembako di masa tenang kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta. Pembagian tersebut dilakukan dalam sepekan terakhir dan sangat masif.

“Sembako dibagikan di Jakarta dan kami lihat wilayah penyebaran masif, ada di seluruh wilayah Jakarta,” kata Wakil Ketua Tim Advokasi Anies-Sandi, Yupen Hadi dalam konferensi pers di Posko Pemenangan Anies-Sandi di Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Barat, Minggu (16/4).

Yupen mengatakan, pembagian sembako dilakukan dengan dua cara. Pertama melalui kupon Rp5000 yang ditukar dengan beras, gula, minyak goreng dan mie instan.

Cara kedua dengan pembagian langsung di setiap titik di Jakarta.

Yupen menambahkan, pembagian sembako dilaporkan terjadi di lima wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu. Wilayah tersebut adalah Cilincing dan Jatibaru di Jakarta Utara; lalu di Jakarta Timur ada di wilayah Kampung Melayu, Klender, Rawamangun, dan Cimanggis; di Jakarta Barat berada Cengkareng; lalu di Kwitang, Jakarta Pusat; serta Kebayoran Lama Selatan untuk wilayah Jakarta Selatan.

“Semua sudah kami laporkan secara resmi ke Bawaslu. Artinya sekarang yang kami laporkan sedang di follow-up,” ujar Yupen.

Yupen berharap laporan tersebut menjadi bagian dari money politik. Terlebih dilakukan di masa tenang.

Tim advokasi juga mengidentifikasi rumah anggota DPR di Kalibata IV-323 yang digunakan sebagai penyimpanan logistik dari pembagian sembako tersebut.

“Menggunakan fasilitas negara,” ucap Yupen. (*/ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.