Rabu, 27 Januari 2021

Ditjen Pajak Minta Semua Profesi Buat Pembukuan

Ditjen Pajak Minta Semua Profesi Buat Pembukuan

Jakarta, Swamedium.com – Pasca Amnesti Pajak, Direktorat Jendral Pajak (DJP) Kementerian Keuangan semakin memperketat pengawasan pajak. DJP meminta seluruh masyarakat dari semua profesi untuk melakukan pembukuan keuangan secara berkala. Tanpa ada pembukuan, jumlah pajak yang harus dibayar semakin mahal.

Banner Iklan Swamedium

Menurut Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi, hal ini dilakukan untuk memudahkan penghitungan pajak. DJP akan memberlakukan pajak final bagi siapa saja yang tidak melakukan pembukuan.

“Kalau tanpa pembukuan jatuhnya memang lebih mahal saat penghitungan,” kata Ken dalam acara pertemuan media bertajuk Sinergi Demi Reformasi di Belitung sebagaimana dikutip dari Antaranews.com, Ahad (16/4).

Ken menjelaskan, pajak final tersebut akan dihitung berdasarkan rumus yang telah diatur dalam Perdirjen Pajak Nomor 17 tahun 2015 yaitu (tarif normal x penghasilan) – penghasilan tidak kena pajak × tarif pasal 17 UU PPh. Sedangkan yang telah melakukan pembukuan, rumus penghitungan yang digunakan yaitu (tarif normal × pengeluaran) – penghasilan tidak kena pajak × tarif pasal 17 UU PPh.

Sebelumnya, Ken mengatakan pihaknya kerap mendapat protes dari sejumlah profesi, salah satunya kalangan artis karena pemghitungan pajak mereka dinilai sangat mahal. Padahal, sebenarnya hal itu disebabkan mereka tidak melakukan pembukuan.

Untuk itu, Ken menegaskan pembukuan sangat diperlukan meski dalam bentuk yang sederhana.

“Kalau sulit bisa minta bantuan akuntan atau konsultasi dengan orang pajak,” kata Ken. (*)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita