Rabu, 03 Juni 2020

DPR Akhirnya Tunda Kirim Nota Protes Ke Presiden Soal Pencekalan Setnov

DPR Akhirnya Tunda Kirim Nota Protes Ke Presiden Soal Pencekalan Setnov

Foto: Seekor tikus putih dengan diikat uang dilepas mahasiswa ke dalam Komplek DPR. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan, DPR sementara waktu menunda mengirim surat nota keberatan atas status cegah dan tangkal Ketua DPR sekaligus Ketua umum Golkar Setya Novanto (Setnov) dari DPR ke Presiden Jokowi.

“Menurut informasi, pada akhirnya DPR tidak jadi mengirim surat (kepada Presiden) atau menundanya,” kata Bamsoet sebagaimana keterangan tertulisnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta selatan, Senin (17/4).

Politikus dari Golkar ini menilai, jika surat nota keberatan DPR tetap juga harus dikirim ke Jokowi dikhawatirkan akan membuat kegaduhan baru.

Menurutnya, seharusnya perkara ini diselesaikan oleh komisi terkait.

“Sebetulnya, bagusnya supaya tidak ada kegaduhan baru. Kami menyarankan persoalan nota protes‎ itu jangan jadi domain pimpinan, jadi domian Komisi III saja. Kan kita bisa tanya ke pimpinan KPK landasannya apa, alasannya apa, meski kita tahu jawabannya adalah subjektifitas penyidik,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, keputusan untuk mengirimkan nota keberatan ini ke Presiden merupakan hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus), Rapat yang dihadiri tanpa Fraksi Hanura dan Demokrat ini beralasan, status cekal Novanto harus dicabut karena akan mengganggu kinerja pimpinan DPR.

Untuk diketahui, Novanto dicekal oleh Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM atas permintaan KPK. Status cekal ini terkait dengan kasus korupsi pengadaan proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), di mana Novanto bersatus sebagai saksi.‎(JM)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.