Rabu, 30 September 2020

Ketahuan Panwaslu, Tim Basuki-Djarot Lakukan Politik Sembako di Jakarta Barat

Ketahuan Panwaslu, Tim Basuki-Djarot Lakukan Politik Sembako di Jakarta Barat

Foto: Relawan Roemah Djoeang mengamankan truk sembako Ahok Djarot. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Barat menemukan sembilan mobil box dan sebelas karung berisi sembako yang hendak dibagikan sejak Minggu (16/4).

Ketua Panwaslu Jakarta Barat Puadi mengatakan, sembako-sembako tersebut diamankan di tiga wilayah di Jakarta Barat.

“Pertama di Kebon Jeruk, Duri Kepa. Itu ada sebelas karung yang kami amankan. Barang buktinya sembako itu ada beras, ada minyak, ada gula,” ujar Puadi seperti dilansir kompas, Senin (17/4).

Kemudian, Panwaslu Jakarta Barat juga mengamankan enam mobil box besar berisi sembako di Kalideres. Barang bukti sembako tersebut kini diamankan di Polsek Kalideres.

“Untuk temuan ini, kami terima laporannya dari relawan Anies-Sandi. Begitu laporan diterima kami telusuri ke lokasi,” ungkap dia.

Selain itu, paket sembako juga diamankan di Palmerah sebanyak tiga mobil box besar pada Senin, sekitar pukul 03.00 WIB. Isi sembako di tiga tersebut sama.

Puadi mengatakan, sembako-sembako itu diduga akan dibagikan oleh tim simpatisan pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor pemilihan dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)- Djarot Saiful Hidayat.

Panwaslu Jakarta Barat telah mengklarifikasi orang yang hendak membagikan sembako di Kebon Jeruk itu. Sementara orang yang ketahuan hendak membagikan sembako di Kalideres dan Palmerah baru akan dimintai klarifikasi.

“Tiga-tiganya dari simpatisan paslon nomor dua. Yang di Palmerah baru akan diminta klarifikasi, baru dugaan, yang Kalideres juga sama. Jadi yang udah persis simpatisan nomor dua itu di Kebon Jeruk Duri Kepa,” kata Puadi.

Panwaslu Jakarta Barat bersama tim sentra penegakan hukum terpadu (gakkumdu) akan mengkaji dugaan pelanggaran pemilu dalam temuan sembako tersebut.

“Karena itu dilakukannya hari tenang, nanti kami lakukan kajian dengan kepolisian dan kejaksaan apakah teridentifikasi pelanggaran pidana atau tidak karena ini menyangkut politik uang,” ucap Puadi. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.