Rabu, 30 September 2020

Tidak Ada yang Bisa Melarang Umat Ikut Tamasya Al Maidah

Tidak Ada yang Bisa Melarang Umat Ikut Tamasya Al Maidah

Jakarta, Swamedium.com — Adanya ancaman larangan bagi umat Islam yang ada dari luar kota Jakarta untuk ikut Tamasya Al Maidah, membuat panitia geram. Menurutnya, tidak boleh ada yang melarang warga untuk datang ke Jakarta dan ikut bergabung acara tersebut.

“Sah saja bukan. Jika ini negara demokrasi, silahkan saja siapa-siapa yang mau datang ke Jakarta dan ingin ikut acara Tamasya Al Maidah, panitia membuka pintu bagi muslimin dan muslimat yang hadir di Jakarta pada 19 April nanti,” kata Anshuri Idris Sambo, Ketua Panitia Tamasya Al Maidah kepada wartawan di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, Senin (17/4) petang.

Disebutkan, Tamasya Al Maidah bukan serta merta ingin ikut memberi dukungan kepada salah satu paslon tertentu, namun kegiatan ini dimaksudkan bahwa umat Islam yang menjadi bagian dari negara demokrasi ini, ingin ikut ambil bagian dalam mengawal dan mengawasi jalannya pemungutan suara di tiap tiap tps yang ada di Jakarta.

“Para muslimin dan muslimat yang ikut tamasya ini diberi jarak dua puluh meter dari TPS, karena tugas kita hanya tiga, yakni memantau, mengawasi, dan mendokumentasikan tindak tanduk yang mengarah ke perlakuan intimidasi terhadap warga yang melakukan pencoblosan di tps,” ungkapnya.

Pria yang akrab di sapa Ustadz Sambo ini menegaskan, walaupun ada ancaman larangan, pihaknya akan tetap menggelar Tamasya Al Maidah karena hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan pemilihan umum dan jalannya proses pesta demokrasi yang diselenggarakan oleh KPUD DKI.

“Selama ini justru pihak kita membantu tugas-tugas dari para petugas, baik KPUD maupun Bawaslu dalam menjalankan tugasnya,” tambahnya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.