Sabtu, 12 September 2020

Membangun Kesadaran Bersama

Membangun Kesadaran Bersama

Oleh: Prabowo Subianto*

Jakarta, Swamedium.com — Pandangan Strategis Prabowo Subianto tentang Indonesia yang tertuang dalam buku berjudul ‘Paradoks Indonesia; Negara Kaya Raya, Tetapi Masih Banyak Rakyat Hidup Miskin’ ini mengungkapkan fakta-fakta yang mencengangkan dan sangat menyinggung rasa keadilan kita sebagai warga bangsa.

Karena itu, buah pikiran atau karya mantan jenderal, calon presiden tahun 2014 dan Ketua Umum Partai Gerindra ini akan ditampilkan di Swamedium.com secara berseri agar warga bangsa memahami kondisi dan permasalahan bangsa ini serta turut berjuang bersama menyelamatkan negara ini dari keterpurukan dan tragedi. Tulisan akan mengalami peringkasan demi efisiensi, tetapi diupayakan tidak mengubah maknanya. Seri pertama dimulai dengan mengupas tema,’Membangun Kesadaran Bersama.’

Ekonomi Milik Siapa?

Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang sangat besar. Namun, jika dulu kekayaan Indonesia hanya dinikmati oleh penjajah, sekarang kekayaan Indonesia hanya dinikmati oleh segelintir orang saja. Kita juga selamanya terancam hanya jadi negara berpenghasilan menengah karena strategi ekonomi kita saat ini gagal mengatasi middle income trap atau perangkap pendapatan menengah.

Adapun fakta-fakta yang harus diketahui oleh seluruh warga negara Indonesia berikut ini;

Fakta pertama, hampir setengah kekayaan Indonesia hanya dikuasai oleh 1% populasi terkaya. Bagaimana bisa ada kekayaan sebesar 11.000 triliun rupiah milik orang dan perusahaan Indonesia (jumlah tersebut 5x lebih banyak dari anggaran negara) parkir di luar negeri. Ini diakui oleh pemerintah saat ini. terbukti ada program amnesti pajak atau pengampunan pajak dengan harapan bisa menarik dana tersebut kembali ke tanah air.

Kedua, sebanyak 40% dari angkatan kerja hanya luluasan SD dan 1dari 5 anak Indonesia gagal tumbuh karena kekurangan gizi.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.