Rabu, 30 September 2020

Ahok Kalah di Pilkada DKI, Saham Agung Podomoro Land Anjlok

Ahok Kalah di Pilkada DKI, Saham Agung Podomoro Land Anjlok

Foto: Warga Kampung Akuarium yang banyak berprofesi menjadi nelayan menolak reklamasi di Teluk Jakarta. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Pada sesi pertama perdagangan efek Kamis (20/4), saham PT Agung Podomoro Land (APLN) mengalami pelemahan Rp14 (6,2%) ke Rp212 hingga pukul 12.00 WIB dari posisi penutupan hari sebelum Pilkada DKI di Rp226 per unit saham.

Pelemahan secara tajam tersebut ditengarai sebagai pengaruh dari sentimen negatif terhadap kekalahan pasangan calon nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat oleh paslon nomor urut 3, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, Rabu (19/4).

Perlu diketahui, Raperda Rencana Zonasi dan Wilayah Pesisir Pantai Utara dan revisi Perda Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pelaksanaan Reklamasi dan Rencana Tata Ruang Pantura Jakarta belum juga disahkan. Oleh karena itu, belum ada payung hukum pelaksanaan reklamasi di Teluk Jakarta. Akibatnya, izin mendirikan bangunan (IMB) yang diajukan APLN untuk pulau reklamasi tersebut tak bisa dilakukan.

Para pelaku pasar berspekulasi, kekalahan Ahok pada Pilkada DKI akan menghambat proyek APLN di proyek tersebut sehingga menjadi sentimen negatif pada pergerakan saham APLN. (ls)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.