Kamis, 04 Juni 2020

Komentar Soal Kecurangan Pilkada, Pegiat JIL Ini Malah “Disemprot” Warganet

Komentar Soal Kecurangan Pilkada, Pegiat JIL Ini Malah “Disemprot” Warganet

Foto: Cuitan Saidiman Ahmad, pegiat Jaringan Islam Liberal (JIL). (AS/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Salah satu cuitan Saidiman Ahmad, seorang pegiat Jaringan Islam Liberal (JIL), mendapat tanggapan pedas dari warganet. Pasalnya, ketika aksi tebar sembako yang dilakukan oleh kelompok berbaju kotak-kotak begitu marak terdokumentasikan di dunia maya, Saidiman malah berkilah bahwa yang banyak berbicara soal kecurangan adalah pihak yang merencanakan kecurangan itu sendiri.

Cuitan pada Senin (17/4) pagi itu, tiga hari sebelum hari pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, ditanggapi negatif oleh sejumlah warganet.

“Biasanya yang kemana-mana teriak soal kemungkinan kecurangan adalah kelompok yang sebetulnya merencanakan kecurangan,” cuit Saidiman.

Saidiman, yang sudah dikenal luas sebagai pendukung pasangan Ahok-Djarot, ditengarai menulis cuitan tersebut untuk menanggapi tuduhan kecurangan yang masif dialamatkan kepada paslon nomor 2. Sejak beberapa hari sebelum Hari-H memang telah beredar cukup banyak foto dan video dokumentasi tebar sembako yang sebenarnya terlarang, karena dilakukan di luar masa kampanye. Akun bernama ‘Gareng Petruk’ di Instagram, misalnya, telah menyebarkan sejumlah video bukti kegiatan terlarang semacam itu sejak hampir sepekan sebelum hari pencoblosan.

Berbagai tanggapan negatif dialamatkan kepada Saidiman. Akun @julmusaahmad, misalnya, menanggapi, “Masih belum sadar juga si @saidiman? Woi sadar woi, baju kotak-kotak bejibun di lapangan sebar sembako.”

Akun @sky_wijaya95 juga menyampaikan respon sejenis.

“Seperti copet yang berteriak ‘Copeeet’ di saat sedang melakukan aksinya,” tulisnya dalam sebuah cuitan.

Sebagian warganet langsung membandingkan kata-kata Saidiman dengan pengalaman dalam pilpres yang lalu. Pada saat itu, para pendukung Jokowi-JK banyak mengatakan bahwa hanya kecurangan yang bisa mengalahkan jagoan mereka.

“Ingat dulu salah satu tagline Jokowi-JK, ‘hanya kecurangan yang dapat mengalahkan kita’. Amnesia ya?,” cuit akun @@andhyka_fauzi07.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.