Minggu, 31 Mei 2020

Tim Advokat GNPF MUI Akan Laporkan JPU ke Komisi Kejaksaan

Tim Advokat GNPF MUI Akan Laporkan JPU ke Komisi Kejaksaan

Jakarta, Swamedium.com — Tim Advokat GNPF-MUI menilai isi tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) seperti pledoi (pembelaan) bagi terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sebab, tuntutan itu justru membuat Ahok lolos dari jeratan hukum.

Salah satu anggota tim advokasi GNPF-MUI Alkatiri mengatakan, sejak ditundanya sidang tuntutan pada minggu lalu, pihaknya sudah curiga bila JPU tidak netral. Dan itu terbukti pada sidang hari ini.

“Pembacaan tuntutan itu pembacaan kesalahan, tapi ini malah seolah-olah pledoi untuk Ahok. Ini tak benar,” ujar Alkatiri pada wartawan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (20/4).

Dia mengaku, sebelum tuntutan dibacakan, dirinya melihat gelagat yang janggal dari JPU. Dia pun sudah memprediksi JPU akan menunjukkan keberpihakan kepada terdakwa.

“Ini tak wajar, kita akan laporkan ke Komisi Kejaksaan. Meski kita belum tahu putusan hakim seperti apa. Intinya kami akan laporkan kepada Komisi Kejaksaan,” tegasnya.

Alkatiri menjelaskan, unsur pidana dalam kasus Ahok telah terpenuhi, termasuk unsur pidana pada pasal 156a KUHP. Namun, unsur itu malah diabaikan JPU.

“Saya pikir itu sudah ada kerja sama (antara JPU dengan terdakwa Ahok). Tapi hakim belum putuskan, dan diharapkan hakim bisa beri putusan yang adil dan tak memihak,” katanya. (*/ls)

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.