Jumat, 25 September 2020

Kemenangan Anies dan Perubahan Arah Politik 2019

Kemenangan Anies dan Perubahan Arah Politik 2019

Foto: Abdullah Sammy, seorang jurnalis yang saat ini aktif menjadi wartawan di Republika. (ist)

Oleh: Abdullah Sammy*

Jakarta, Swamedium.com – Mungkin ini terdengar klise. Tapi adagium ‘menang dan kalah dalam politik adalah biasa’ merupakan sebuah konsepsi yang cukup rumit untuk dijalankan. Sebab sejatinya menang dan kalah dalam kontestasi politik bukanlah sebuah proses sekali jadi kemudian selesai begitu saja. Lebih dari itu, menang dan kalah sejatinya adalah sebuah proses yang terus berlangsung tanpa jeda.

Rumitnya, proses menang dan kalah memuat banyak efek yang menyertainya. Khusus dalam tulisan ini, saya akan mengaitkannya dengan hasil menang dan kalah di Pilkada DKI. Kita semua sama-sama sudah mengetahui hasil Pemilukada DKI yang mana pasangan Anies Baswedan Sandiaga Uno mampu memenangkan kontestasi. Hasil versi quick count pun cukup signifikan.

Sejumlah lembaga survei menempatkan kemenangan Anies-Sandi di kisaran 57 hingga 58 persen. Sebuah angka yang cukup fantastis. Ini adalah angka elektabilitas tertinggi sepanjang sejarah Pilkada di DKI. Pada Pilkada 2007 Fauzi Bowo (Foke) memang unggul sekitar 57 persen. Tapi jumlah partisipasi pemilihnya jauh lebih rendah jika dibandingkan Pilkada 2017. Sedangkan Jokowi hanya menang 52-an persen saat Pilkada 2012

Jadi bisa dibilang legitimasi kemenangan Anies-Sandi sangat kuat. Pilkada DKI juga menyajikan fakta bahwa belum pernah ada sekalipun pejawat yang sukses di ibu kota. Ini menjadi catatan kritis tersendiri. Tapi khusus untuk Ahok, situasinya berbeda. Sebab dia bukanlah gubernur pejawat yang terpilih via pemilihan umum. Sebaliknya, dia hanya seorang gubernur pengganti dari Jokowi.

Dengan kenyataan ini, sosok Jokowi secara tak langsung masih ada sangkut pautnya dengan Pilkada kali ini. Sebab hampir semua pemilih Ahok adalah pendukung Jokowi pada Pilkada 2012 dan Pilpres 2014 lalu.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.