Kamis, 17 September 2020

Jaya Suprana Kecam Media Luar yang Tidak Gunakan Jurnalistik Tabayun

Jaya Suprana Kecam Media Luar yang Tidak Gunakan Jurnalistik Tabayun

Foto: Jaya Suprana. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Banyak media luar menilai kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno adalah kemenangan kelompok Islam garis keras dan ada juga menulis kelompok Islam radikal. Hal itu sangat disayangkan Tokoh Tionghoa Jaya Suprana.

Jaya Suprana dalam tulisannya di RMOL, Sabtu (22/4) menegaskan kemenangan Anies-Sandi bukan kemenangan kelompok agama tertentu saja.

“Sebab para pendukung Anies-Sandi bukan terbatas umat agama Islam namun juga Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu termasuk juga aliran kepercayaan,” ujar Tokoh MURI ini.

Menurut Jaya Suprana lagi, terasa kurang tepat mengatagorikan para tokoh nasionalis seperti Hashim Djojohadikusumo, Kwik Kian Gie, Lieus Sungkharisma, Hary Tanoesoedibyo, Kobalen sebagai kaum Islam garis keras.

“Media tabayyun pasti memberitakan kenyataan bahwa kemenangan Anies-Sandhi lebih benar disebut kemenangan rakyat Jakarta yang tidak setuju penggusuran rakyat secara melanggar hukum, HAM, Agenda Pembangunan Berkelanjutan, sila-sila Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucap Dewan Pensehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) ini lagi.

“Media aliran jurnalistik tabayyun pasti memberitakan berdasar kenyataan bahwa kemenangan Anies-Sandi bukan kemenangan terbatas sekelompok kelompok tertentu belaka, namun kemenangan seluruh rakyat Jakarta. Jangan pecah belah rakyat Jakarta,” pungkasnya. (dr)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.