Rabu, 30 September 2020

Masih Ada Properti Harga 300 Jutaan Di Jakarta

Masih Ada Properti Harga 300 Jutaan Di Jakarta

Jakarta, Swamedium.com – Sejak kampanye sampai sekarang keluar sebagai pemenang Pilkada DKI Jakarta, program rumah tanpa uang muka (DP Nol Rupiah) dengan harga rumah ditaksir Rp350 juta yang diusung oleh Anies-Sandi masih menuai perdebatan. Yang tidak suka dengan gubernur baru mencibir, itu program bohong. Dengan uang Rp350 juta rupiah, apa dapat rumah di Jakarta? Harga tanah di Jakarta sudah sangat mahal?

Di lokasi-lokasi strategis, menurut Data Arsito Bangun Selaras 2016, harga tanah sudah dikisaran Rp15 juta sampai Rp200 juta per meter persegi. Bagaimana mungkin mendapatkan rumah dengan uang hanya Rp350 juta?

Jangan khawatir, ternyata, uang sebesar Rp350 juta itu masih bisa mendapatkan hunian vertikal atau rusunami di Jakarta, walaupun tidak ikut program DP Nol Rupiah sekalipun lho.

Bahkan, pemerintah memberikan subsidi untuk pembelian rumah susun sederhana milik (rusunami) bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Harga rusunami subsidi ditetapkan tak lebih dari Rp 250 juta dengan luas maksimal 36 meter persegi. Artinya, program DP Nol Rupiah itu sejalan dengan agenda dari pemerintah pusat.

Mantan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro pada tanggal 31 Desember 2015 juga telah menandatangani Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 269/PMK.010/2015 tentang Batasan Harga Jual Unit Hunian Rumah Susun Sederhana Milik dan Penghasilan Bagi Orang Pribadi Yang Memperoleh Unit Hunian Rumah Susun Sederhana Milik. PMK ini mulai berlaku pada 8 Januari 2016.

Tak semua konsumen juga bisa membeli rumah susun tersebut. Masyarakat berpenghasilan rendah yang bisa membeli rumah susun ini adalah mereka yang punya batasan penghasilan tak lebih dari Rp7 juta per bulan.

Daftar rusunami yang masuk diharga Rp300 jutaan sebagai berikut;

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.