Rabu, 27 Januari 2021

Menyaksikan Icon Dunia di Sydney

Menyaksikan Icon Dunia di Sydney

Sydney, Swamedium.com — Sydney, kota terbesar di Australia, adalah metropolitan dengan icon-icon bangunan megah yang mendunia. Sebut saja Sydney Opera House dan Sydney Harbor Bridge.

Banner Iklan Swamedium

Sebelum maraknya internet, kartu pos atau koran yang bergambar kedua icon itu efektif membangun persepsi kita akan megahnya kota dunia di Australia. Sebuah kebahagiaan tersendiri bagi yang bisa menyaksikan bangunan-bangunan iconic Sydney, dan merasakan langsung kemegahan sekaligus keindahannya.

Meski bisa ditempuh dengan kereta api atau bus dari Sydney International Airport, keterbatasan waktu memaksa penulis menggunakan taksi menuju city center tempat kedua bangunan berdiri. Setelah menempuh sekitar 20 menit perjalanan, nampaklah Sydney Horbour Bridge berdiri megah dengan kibaran bendera Australia di puncaknya. Jembatan raksasa ini menyediakan jalur bagi kendaraan, kereta api, pesepeda dan pejalan kaki yang menghubungkan antara Sydney central business district (CBD) dengan Nort Shore atau tepatnya dari bilangan the Rock ke Kirribali.

Foto: Sydney Harbour Bridge (Nico/swamedium)

Bangunan kebanggaan Australia yang diresmikan 19 Maret 1932 ini nampak megah tapi indah. Proses pembangunan jembatan baja sepanjang 1.149 meter dan lebar 48,8 meter ini memerlukan 52.800 ton baja yang 79 persen diantaranya didatangkan dari Inggris. Untuk melindunginya dari cuaca ekstrem Australia, diperlukan setidaknya 80.000 liter cat. Perubahan cuaca bisa membuat jembatan dengan julukan “The Coathanger” ini mengkerut atau memuai sepanjang 18 sentimeter.

Saat penulis mengunjunginya, nampak kapal pesiar besar sedang berlabuh tak jauh dari jembatan berwarna abu-abu ini. Konon dipilih warna abu-abu, karena itulah warna cat yang tersedia dalam jumlah banyak pada waktu pembangunannya. Para wisatawan bisa menikmati berbagai sudut panorama jembatan yang anggun ini dengan berjalan kaki di bawah jembatan di Watson Road atau Cumberland Street di daerah The Rock.

Terdapat paket yang lebih menantang bernama bridgeclimb, yaitu berjalan menaiki lengkungan jembatan. Berkelompok dipandu oleh guide, para wisatawan dengan alat pengaman yang cukup bisa merasakan pompaan adrenalin dan terpaan angin melewati jalur khusus berbentuk lengkungan. Dari puncak jembatan di ketinggian 134 meter dari permukaan air bisa dinikmati pemandangan 360 derajad kota Sydney, dengan Opera House berwarna putih gading yang nampak anggun di seberang.

Foto: bridgeclimb, berjalan menaiki lengkungan jembatan. (Nico/swamedium)

Berada di pelataran Opera House mengingatkan penulis pada peristiwa saat jutaan orang berkumpul menyaksikan perayaan Tahun Baru, lima tahun sebelumnya. Terletak berdampingan dengan Sydney Botanical Garden, pelataran Opera House yang luas ini mengundang jutaan pasang mata untuk menantikan nyala kembang api dari atas Sydney Harbour Bridge dan dari gedung-gedung tinggi di sekelilingnya. Hitungan mundur penonton mengawali dentuman dan semburan kembang api, menghibur pengunjung yang wisatawan dari segala penjuru dunia dan para keluarga Australia.

Foto: Sydney Opera House. (Nico/swamedium)

Bangunan Opera House sendiri bergaya ekspresionis menyerupai kerang senilai 102 Juta Dollar Australia ini mulai dibuka pada 20 Oktober 1973. Bangunan besar dengan panjang 183 meter, lebar 120 meter dan tinggi 65 meter dengan luas 1,8 hektar ini diperuntukkan bagi aneka pertunjukan balet, opera, orkestra ataupun symphony. Di dalamnya juga tersedia studio rekaman, kafe, restoran, dan toko souvenir atau lainnya.
Wisatawan dari seluruh penjuru dunia seperti tak pernah berhenti mengalir, untuk menyaksikan bangunan dan pemandangan di sekeliling atau menikmati pertunjukan di dalam Sydney Opera House. Menyaksikan icon-icon dunia di Sydney adalah pengalaman tak terlupakan bagi orang-orang yang pernah mengunjunginya. Mungkin juga bagi anda suatu saat nanti. (Nico Andrianto/jurnalis warga)

*Nico Andrianto adalah Penulis buku: Australia dari Dekat, Pengalaman dan Tips Hidup.

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita