Jumat, 29 Mei 2020

MUI Segera Ambil Langkah Kongkrit Demi Kedaulatan Ekonomi Umat

MUI Segera Ambil Langkah Kongkrit Demi Kedaulatan Ekonomi Umat

Foto: Ketua Majelis Ulama Indonesia, KH Ma'ruf Amin sambut positif rencana Setiawan Ichlas bagi saham Bank Muamalat. (Iqlima/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat akan mengambil sejumlah langkah kongkrit untuk menegakkan kedaulatan ekonomi umat. Langkah kongkrit yang akan dilakukannya itu, antara lain dengan mempercepat redistribusi dan optimalisasi sumber daya alam secara arif dan berkelanjutan.

Ketua MUI Ma’ruf Amin mengatakan satu wacana penting yang akan digagas dalam Kongres Ekonomi Umat demi segera terciptanya Arus Baru Ekonomi Indonesia, yaitu menegakkan kedaulatan ekonomi umat. Langkah kongkritnya, yaitu dengan mempercepat redistribusi dan optimalisasi sumber daya alam secara arif dan berkelanjutan.

Ma’ruf mengungkapkan pihaknya akan mengajak pihak-pihak berpengaruh di bidang ekonomi, termasuk konglomerat untuk berkontribusi merangkul masyarakat.

“Kita juga libatkan konglomerat. Kita tantang mana masukannya,”Kata Ma’ruf yang ditemui seusai Kongres Ekonomi Umat Islam dengan tema “Arus Baru Ekonomi Indonesia”, di Jakarta, Sabtu (22/4).

Selain itu, MUI akan melakukan penguatan ekonomi umat yang mendorong redistribusi aset agar bisa segera dikelola oleh masyarakat.

“Setelah ini, kita lakukan penguatan ekonomi umat. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kemitraan serta terjadinya redistribusi aset, sehingga ditangan umat saja itu bisa dilaksanakan sesegera mungkin,” lanjut Ma’ruf.

Sementara itu, Presiden Jokowi menyampaikan pemerintah tidak keberatan seandainya ada koperasi maupun pondok pesantren meminta konsesi 20 ribu hektare atau 10 ribu hektare tanah.

“Pemerintah akan siapkan. Tetapi untuk apa lahan tersebut. Pemerintah juga harus tahu produktif atau tidak produktif lahan tersebut. Tidak bisa lahan tersebut dibiarkan terlantar menjadi tidak produktif atau diperjualbelikan,”katanya. (ima)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.