Rabu, 12 Mei 2021

Polda Jabar Pastikan Bus Maut di Puncak Tidak Laik Operasi, Sopir Bus Tersangka

Polda Jabar Pastikan Bus Maut di Puncak Tidak Laik Operasi, Sopir Bus Tersangka

Bogor, Swamedium.com – Direktorat Lalulintas Polda Jabar memastikan bus maut HS Transport sebagai penyebab kecelakaan beruntun di Jalur Puncak, Kecamatan Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (22/4) petang, tidak laik operasi.

Banner Iklan Swamedium

Hal itu diungkapkan Dirlantas Polda Jabar, Kombes Tomex Korniawan, Minggu (23/4) setelah olah TKP.

“Jadi satu hari sebelum kejadian bus ini sempat mengalami kerusakan sampai pukul 02.00 WIB dini hari. Sehingga kelayakan bus tidak bisa dipertanggung jawabkan. Sopirnya juga tidak menunjukan surat-surat kendaraannya,” kata Tomex Kurniawan.

Dari hasil olah TKP juga diketahui bahwa bus melaju dengan kencang sehingga mengalami benturan geometris dan terseret ratusan meter dari titik keepway.

“Kami langsung memasangi sejumlah alat ukur dari posisi awal tabrakan beruntun di jalan Selarong. Sedikitnya, ada enam titik benturan terjadi yang menyilang sejauh lebih dari 100 meter dalam olah TKP tadi,” ucapnya.

Ada pun kronologi yang diterima redaksi swamedium.com, satu unit bus HS Transport yang bergerak dari arah Puncak menuju Gadog diduga mengalami rem blong saat tiba di turunan Selarong. Bus itu kemudian mengarah ke kanan dan masuk ke jalur Gadog yang ke arah Puncak sehingga menabrak 1 unit Nissan Grand Livina dan 2 sepeda motor

Menurut Tomex, sesuai aturan, kenderaan yang datang dari Puncak menuju Jakarta, di penurunan tidak boleh melebihi kecepatan 40 kilometer perjam.

“Jadi sopir bus memacu kecepatannya di atas 40 kilometer perjam, sehingga menabrak kendaraan yang di depannya. Kami sudah menetapkan sopir bus itu menjadi tersangka,” paparnya seperti dikutip merdeka.

Baca Juga: Diduga Rem Blong, Bus HS Transport Hantam Mobil dan Motor di Puncak, 3 Tewas

Dalam kecelakaan, bus pariwisata yang mengangkut rombongan wisatawan menabrak 11 kendaraan . Empat orang dinyatakan tewas serta enam lainnnya luka-luka dan dibawa ke RSUD Ciawi. Sementara polisi menetapkan sopir bus berinisial BH (51) sebagai tersangka dalam kecelakaan ini. (*/d)

Foto: Bus pariwisata HS Transport ternyatak tidak laik operasi, namun tetap saja membawa wisatawan. (ist)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita