Sabtu, 12 September 2020

Presiden Jokowi Akui Beberapa Aset Tambang Sudah Diambil Alih Dari Asing

Presiden Jokowi Akui Beberapa Aset Tambang Sudah Diambil Alih Dari Asing

Jakarta, Swamedium.com – Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan telah mengambil alih sebagian aset-aset pertambangan di Indonesia yang sebelumnya dikuasai oleh perusahaan asing. Aset pertambangan itu, antara lain Blok Mahakam dan Newmont.

Jokowi mengatakan hal itu dalam pidatonya di pembukaan acara Kongres Ekonomi Umat yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (22/4).
.
Menurut dia, beberapa aset tambang mulai diambil alih oleh pemerintah dan swasta dalam negeri.

“Misalnya, Blok Mahakam yang dulunya dimiliki Jepang, tahun lalu sudah 100 persen sudah diambil alih oleh pemerintah dan diberikan kepada Pertamina,” ujar Jokowi.

Jokowi melanjutkan aset tambang yang diambil alih selanjutnya yakni Newmont. Namun, pengambilalihan tersebut bukan dilakukan oleh pemerintah, melainkan oleh pengusaha dalam negeri, yakni Arifin Panigoro.

“Yang kedua Newmont. Ini tambang emas terbesar yang ada di Nusa Tenggara. Sebelumnya dimiliki oleh Australia dan saat ini sudah dimiliki swasta kita, Pak Arifin Panigoro,” kata Jokowi.

Mendengar pernyataan Jokowi itu, Arifin hanya tertawa sambil mengangguk-anggukan kepalanya.

“Pak Arifin juga harus mengerti bahwa itu juga didukung oleh pemerintah,” tambah Jokowi.

Lantas, bagaimana dengan aset pertambangan lain yang masih dikuasai perusahaan negara lain? Jokowi mengatakan, publik harus bersabar untuk mewujudkan hal tersebut.

“Nah ini satu-satu, jangan langsung diminta semuanya. Yang jelas ini patut kita syukuri,” ujar Jokowi. (tribunnews.com)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.