Rabu, 03 Juni 2020

Buruh Akan Gelar Aksi di Istana Negara Pada 1 Mei

Buruh Akan Gelar Aksi di Istana Negara Pada 1 Mei

Jakarta, Swamedium.com – Ratusan buruh dari Jabodetabek dan wilayah sekitarnya siap melakukan aksi di istana negara Jakarta pada peringatan Hari Buruh (May Day) pada 1 Mei ini. Para buruh ini juga akan mengajukan sejumlah tuntutan, diantaranya pencabutan tenaga outsourcing, pemberian jaminan sosial dan tolak upah buruh yang murah.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memastikan 150 ribu buruh bakal menggelar aksi di depan istana, untuk merayakan Hari Buruh atau May Day 2017 yang jatuh pada 1 Mei.

Presiden KSPI Said Iqbal‎ mengatakan, kaum buruh yang memperingati May Day 2017 berasal dari daerah Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Serang, dan Cilegon akan memusatkan aksinya di Istana Negara.

“Dipastikan peringatan May Day 2017, tepatnya 1 Mei akan diperingati buruh dengan menggelar aksi,” kata Said, di Jakarta, Senin (24/4).

Menurut Said, buruh akan berjalan kaki (longmarch) dari berbagai penjuru Kota Jakarta menuju patung kuda yang dijadikan titik kumpul para buruh. Setelah itu, secara bersama-sama lebih dari 150 ribu buruh longmarch ke Istana. Mereka tiba di Istana diperkirakan sekitar pukul 12.00 WIB.

‎”Ada yang dimulai dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) longmarch ke Istana, ada juga yang dimulai Salemba longmarch ke Istana, dan ada juga yang dimulai dari Cempaka Putih longmarch ke Istana,” papar Said.

Di Istana, buruh akan berorasi hingga pukul 19.00 WIB. ‎Ada beberapa hal yang mejadi tuntutan, yaitu penghapusan outsourcing dan pemagangan, pemberian jaminan sosial, serta tolak upah murah‎.

Said mengungkapkan, hal itu menjadi tuntutan karena buruh merasakan kesenjangan ekonomi dan pendapatan semakin melebar. Hal tersebut dapat dilihat dari angka gini rasio menurut World Bank 0,42.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.