Minggu, 24 Januari 2021

Gubernur Baru DKI Siap Jual Saham Perusahaan Bir

Gubernur Baru DKI Siap Jual Saham Perusahaan Bir

Jakarta, Swamedium.com – Setelah dilantik pada Oktober 2017, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Salahuddin Uno siap untuk melepaskan sekitar 26% saham Pemprov. DKI di PT Delta Jakarta Tbk. Alasannya, kepemilikan saham Pemprov DKI di perusahaan bir itu tidak begitu penting karena tidak mempunyai manfaat untuk orang banyak.

Banner Iklan Swamedium

Sandi menjelaskan, Pemprov akan menjual semua saham di perusahaan bir karena pemerintahan tidak elok masuk ke dalam kegiatan bisnis yang tidak menyangkut kepentingan masyarakat. Meskipun, kinerja dan pengelolaan bisnisnya terbilang baik.

“Perusahannya sendiri bagus dan dikelola secara baik, tapi tidak pantas dan tidak strategis sebuah pemerintah provinsi memiliki saham di perusahaan yang tidak mengurus hayat hidup orang banyak,” katanya.

‎Dia menambahkan, keberadaan Pemprov DKI Jakarta ‎dalam bisnis bir itu juga tidak sesuai dengan visi misi yang mengedepankan perekonomian rakyat dan kewirausahaan. Kegiatan itu disebutkan Sandi tidak membuat warga bahagia.Karena itu, saham Delta Jakarta akan dijual.

“Karena tidak sesuai dengan visi kami, maju kotanya, bahagia warganya,” tuturnya.

Sandi mengaku telah menyampaikannya hal tersebut kepada Anies. Ia memohon, agar hal tersebut didukung dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan banyak orang.

“Karena itu janji (lepas saham bir) sudah saya sampaikan jauh-jauh hari. Mungkin antara Maret-Juni 2016. Lebih dari satu tahun yang lalu. Keluarga juga ingat janji itu,” ujarnya seperti dikutip viva.co.id.

PT Delta Jakarta Tbk adalah salah satu produsen minuman, khususnya bir, terbesar di indonesia. Selama lebih dari 75 tahun dalam industri ini, PT Delta Djakarta telah memproduksi dan mendistribusikan merk – merk bir terbaik di dunia, diantaranya : Anker Bir, Anker Stout, Carlsberg, San Miguel, dan Kuda Putih. Perusahaan ini juga menjadi salah satu pemain dalam industri minuman non-alkohol dengan merk Sodaku.

Berdasarkan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan, Pemprov DKI Jakarta memiliki saham sebesar 26,25% di PT Delta Djakarta Tbk. Pemprov DKI menanamkan sahamnya melalui 2 nama yakni Municipal Government of Jakarta dan BP.IPM Jaya. Masing-masing memiliki saham di Delta Djakarta sebanyak 3,7 juta lembar saham atau 23,33% dan 467 ribu lembar saham atau 2,92%. Total kepemilikan sahamnya mencapai 4,2 juta lembar saham atau setara 26,25%.

Sementara mayoritas pemegang saham dimiliki oleh San Miguel Malaysia (L) Private Limited sebesar 9,3 juta lembar saham atau 58,33%. Sedangkan saham Delta Djakarta yangb dimiliki publik sebesar 2,4 juta saham atau setara 15,42%.

Kata Petahana

Berbeda dengan Sandi, petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai minuman bir dibutuhkan di Jakarta. Di ibukota, minuman beralkohol ini punya pasar tersendiri. Karena itu Pemprov DKI juga punya saham pada salah satu perusahaan PT Delta Djakarta, produsen bir merek Anker.

“DKI di Anker Bir ada saham 20 persen,” kata pria yang akrab disapa Ahok kepada pers saat itu.

Ahok tak mengingkari hal ini lantaran pada kenyataanya memang bir punya pasar tersendiri, ada yang membutuhkan. Bir dinilainya bukan jenis minuman keras (miras). Bir dijual legal di beberapa tempat yang sudah mengantongi izin. Selain hanya dijual untuk orang dewasa, Ahok menilai wisatawan asing sangat membutuhkan bir.

Meski legal, Ahok menegaskan peredaran bir harus diawasi ketat. Menurutnya yang sangat penting adalah jangan sampai bir jatuh ke tangan anak di bawah umur. Selain itu, produksinya juga harus diawasi agar jangan sembarangan orang bisa membuatnya. (maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita