Rabu, 20 Januari 2021

Anies Akan Jadikan Kampung Tongkol Sebagai Referensi Penataan Kampung

Anies Akan Jadikan Kampung Tongkol Sebagai Referensi Penataan Kampung

Foto: Anies akan jadikan Kampung Tongkol sebagai referensi penataan kampung. (asmc)

Jakarta, Swamedium.com – Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan menyampaikan konsep penataan kampung di Jakarta usai meninjau langsung Kampung Tongkol Dalam, Jakarta Utara, Senin (24/4).

Banner Iklan Swamedium

Dipilihnya Kampung Tongkol karena mereka merupakan kampung yang telah berhasil tertata secara mandiri berkat inisiator dari warga dan pegiat lingkungan.

“Saya datang ke sini karena ada festival kampung, dan disini contohnya karena kita ingin kampung itu ditata, kampung itu sehat dan kampung itu hidup,” jelas Anies usai meninjau lokasi Kampung Tongkol Dalam.

Penataan yang dimaksud Anies bukan menggusur melainkan menggandeng seluruh warga bersama fasilitator dan para profesional yang punya pengalaman pengembangan masyarakat.

“Solusi penataan kampung di Jakarta bukan digusur tapi dihidupkan. Kita ingin Jakarta memiliki karakter Jakarta dengan kampung-kampungnya,” kata Anies.

Mantan mendikbud itu mengungkapkan di belakang kampung Tongkol dalam ada tembok warisan kolonial belanda yang usianya ratusan tahun.

“Di belakang sini ada tembok yang usianya ratusan tahun kalau di tempat lain itu adalah harta karun sehingga kebudayaannya dihidupkan warisan sejarahnya dihidupkan dengan melibatkan semua pihak,” tutur Anies

Sementara itu menurut Gugun Muhammad yang merupakan pegiat organisasi masyarakat Anak Kali Ciliwung menjelaskan Kampung Tongkol Dalam sebenarnya masuk kampung yang akan digusur karena dibangun untuk jalan inspeksi dekat anak sungai Ciliwung.

“Kita sempat usulkan kampung inspeksi yang menempatkan warga sebagai penjaga sungai lalu menempatkan diri sebagai kampung wisata, karena ditolak maka kita tunjukkan sekarang mulai secara mandiri,” ucap Gugun.

Inisiatif warga itu berbuah manis. Gugun mengungkapkan dulunya kampung Tongkol Dalam sangat kumuh hingga dia membuat indikator mengenai hewan-hewan jorok seperti tikus dan kecoa yang tinggal di kampung itu.

“Terapi usai kami lakukan pemberdayaan dan mengajak untuk tak lagi buang sampah sembarangan kini lingkungan Kampung Tongkol menjadi bersih dan berdampak pada kualitas kesehatan pada warga,” ujar Gugun. (ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita