Sabtu, 23 Januari 2021

Dana Pensiun Indonesia Jauh Tertinggal dari Negara Lain

Dana Pensiun Indonesia Jauh Tertinggal dari Negara Lain

Foto: Deputi Komisioner Pengawas IKNB I OJK, Edy Setiadi. (Iqlima/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com– Memasuki usia 25 tahun diterbitkannya Undang-Undang (UU) dana pensiun, pertumbuhan industri Dana Pensiun masih relatif kecil.

Banner Iklan Swamedium

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) I Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Edy Setiadi mengungkapkan Dana pensiun di Indonesia baru 1,92 persen dibandingkan Australia yang sudah mencapai 119 persen, di Amerika 97 persen, dan Kanada 78 persen.

“Kita masih sekitar 244 yang privat. Amerika totalnya 56 persen dari dana pensiun dunia,” kata Edy, di Jakarta, Selasa (25/4).

Menurut data OJK per 31 Desember 2016, aset IKNB sebesar Rp1.909,26 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 13,64 persen dibandingkan total aset tahun 2015. Industri Dana Pensiun mampu memberikan kontribusi sebesar 12,5% atau sekitar Rp238,3 triliun.

“Jadi sebetulnya begitu banyak potensi yang digali dari dana pensiun,” lanjut Edy.

Jumlah peserta Dana Pensiun di Indonesia adalah 4,47 juta orang atau mencapai 6,37% dari total tenaga kerja di Indonesia. Sementara total aset hingga Februari 2017 mencapai Rp244,26 triliun, meningkat dibanding Desember 2016 sebesar Rp238,3 triliun.

Kemudian, jumlah peserta jaminan pensiun BPJS Ketenagakerjaan per 31 Desember 2016 sebesar 9,13 juta orang dengan total aset Rp13,8 triliun per 28 Februari 2017. (Ima)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita