Minggu, 24 Januari 2021

Kongres Ekonomi Umat Lahirkan 7 Poin Deklarasi dan 5 Rekomendasi

Kongres Ekonomi Umat Lahirkan 7 Poin Deklarasi dan 5 Rekomendasi

Jakarta, Swamedium.com – Kongres Ekonomi Umat yang berlangsung pada 22-24 April 2017 oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat telah menghasilkan tujuh poin deklarasi dan lima rekomendasi yang akan mendorong terlaksananya arus baru ekonomi Indonesia.

Banner Iklan Swamedium

Setelah tiga hari umat Islam dari seluruh Indonesia mengikuti kongres yang dibuka oleh Presiden Jokowi dan ditutup oleh Wapres Jusuf Kalla ini, ada tujuh poin yang berhasil dideklarasikan dan lima rekomendasi aksi ekonomi umat.

“Selain melahirkan deklarasi, kongres ini memiliki sasaran kajian dan rekomendasi aksi ekonomi umat,” kata Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI, M Azrul Tanjung, seperti dikutip republika.co.id, Senin (24/4).

M. Azrul mengungkapkan tujuh poin deklarasi berikut ini;

Pertama, menegaskan sistem perekonomian nasional yang adil, merata dan mandiri dalam mengatasi kesenjangan ekonomi.

Kedua, mempercepat redistribusi dan optimalisasi sumber daya alam secara arif dan berkelanjutan.

Ketiga, memperkuat sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi. Yakni sumber daya manusia yang berbasis keunggulan Iptek, inovasi dan kewirausahaan.

Poin keempat, menggerakkan koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi pelaku usaha utama perekonomian nasional.

Poin deklarasi yang kelima, mewujudkan mitra sejajar usaha besar dengan koperasi dan UMKM (usaha kecil mikro dan menengah) dalam sistem produksi serta pasar terintegrasi.

Poin keenam, pengarusutamaan ekonomi syariah dalam perekonomian nasional tetap dalam bingkai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Poin ketujuh, membentuk Komite Nasional Ekonomi Umat untuk mengawal arus baru perekonomian Indonesia.

Seperti diketahui, Kongres Ekonomi Umat mengusung tema Arus Baru Ekonomi Indonesia. Melalui kongres ini semua pihak yang berpartisipasi dalam kongres akan mendorong untuk menumbuhkan perekonomian umat. Tujuan akhirnya untuk memperkecil kesenjangan ekonomi dan sosial yang masih menganga di Indonesia.

Lima Rekomendasi

Selain tujuh deklarasi, Kongres Ekonomi Umat juga menghasilkan lima rekomendasi aksi ekonomi umat. Rekomendasi yang pertama, pembagian tugas dalam penghimpunan pusat data dan kajian pemberdayaan ekonomi umat.

Rekomendasi kedua, distribusi dan kerjasama dalam berbagai kajian pemberdayaan ekonomi umat yang dikaitkan dengan isu-isu perkembangan lingkungan bisnis. Pengembangan lingkungan bisnis di internal, eksternal, nasional maupun global.

Rekomendasi ketiga, tersusunnya rekomendasi langkah aksi ekonomi umat yang dapat dilaksanakan secara sinergis. Rekomendasi ini sebagai upaya nyata pemberdayaan ekonomi umat. “Rekomendasi keempat, menyepakati penerbitan jurnal atau majalah atau media online pemberdayaan ekonomi umat di Indonesia,” jelas M Azrul.

M Azrul menambahkan rekomendasi kelima, yaitu pemberian apresiasi bagi pelaku usaha muslim teladan secara berkala. Apresiasi tersebut sesuai versi majalah atau media online pemberdayaan ekonomi umat. (*)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita