Kamis, 13 Mei 2021

OJK Setop Usaha Tujuh Perusahaan Investasi Ilegal

OJK Setop Usaha Tujuh Perusahaan Investasi Ilegal

Foto. Banyak masyarakat tertipu investasi bodong karena tergiur iming-iming keuntungan tinggi. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat mewaspadai penawaran investasi yang menawarkan produknya tanpa izin dan menjanjikan imbal hasil yang tinggi tanpa risiko.

Banner Iklan Swamedium

Ketua Satgas Waspada Investasi OJK Tongam L. Tobing mengatakan Satgas Waspada Investasi telah menerima pengaduan masyarakat dan menemukan beberapa penawaran investasi di internet atau media online yang berpotensi merugikan masyarakat.

“Untuk terus memberikan perlindungan kepada masyarakat, Satgas Waspada Investasi pada 18 April 2017 telah menghentikan kegiatan usaha tujuh perusahaan karena tidak memiliki izin dalam menjalankan kegiatan usahanya serta telah memberikan informasi yang tidak benar dan menyesatkan,” ungkap dia dalam siaran pers, Rabu (26/4).

Tujuh perusahaan tersebut adalah CV. Mulia Kalteng Sinergi, Swiss Forex International, PT Nusa Profit, PT Duta Profit, PT Sentra Artha, PT Sentra Artha Futures, dan www.lautandhana.net. Selama Januari-April 2017, Satgas Waspada Investasi telah menutup usaha total 26 perusahaan investasi illegal.

Tongam menambahkan kegiatan yang dilakukan oleh entitas tersebut sebelumnya telah menjadi perhatian Satgas Waspada Investasi untuk secara cepat merespon pengaduan atau pertanyaan dari masyarakat mengenai legalitas dan kegiatan usaha yang dilakukan.

Satgas telah melakukan analisis terhadap kegiatan usaha entitas tersebut dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku menyatakan bahwa kegiatan dari entitas tersebut harus dihentikan.

Sebagai bentuk tindak lanjut penanganan, menurut dia, Satgas Waspada Investasi telah memanggil tujuh entitas tersebut untuk dapat menyampaikan dokumen atau informasi mengenai legalitas dan kegiatan usaha yang dilakukan. Namun, perusahaan tersebut tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Karena itu, Satgas Waspada Investasi juga meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan investasi dengan tujuh entitas tersebut dan melaporkannya apabila masih melakukan kegiatan penawaran investasi.Selain itu, Satgas Waspada Investasi juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penawaran investasi yang menawarkan produknya tanpa izin dan menjanjikan imbal hasil yang tinggi tanpa risiko.

Menurut Tongam, OJK juga telah menerima pengaduan masyarakat dan menemukan beberapa penawaran investasi di internet atau media online yang berpotensi merugikan masyarakat.(ima)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita