Minggu, 24 Januari 2021

Warga Manggarai Melawan Penggusuran Oleh PT KAI

Warga Manggarai Melawan Penggusuran Oleh PT KAI

Foto: Puluhan warga Manggarai menolak penggusuran lahan oleh PT KAI (ist)

Jakarta, Swaedium.com — Puluhan warga RT 1 RW 12 Jalan Saharjo, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan melakukan unjuk rasa menolak penggusuran yang akan dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI), Rabu (26/4) ini. Mereka menolak digusur karena harga yang ditawarkan PT KAI lebih rendah dari permintaan warga.

Banner Iklan Swamedium

Salah seorang warga bernama Bahruddin (45) menyebutkan, warga menolak dugusur bukan berarti menolak pembangunan proyek kereta menuju Bandara Soekarno Hatta. Tapi mereka minta PT KAI mengganti rugi tanah sesuai tuntutan warga.

“Kami minta dimanusiakan,” kata Bahruddin.

Disebutkan warga meminta ganti rugi tanah Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per meter. Sementara PT KAI hanya sanggup membayar Rp 200 ribu untuk tanah yang bangunannya tidak permanen dan ganti rugi Rp 250 ribu untuk tanah yang bangunannya permanen.

Titik temu belum bertemu, namun PT KAI sudah mengancam tetap menggusur tanah yang ditempati warga tersebut. Alasannya, tanah yang ditempati tersebut adalah lahan milik PT KAI.

Dalam aksi itu, warga juga memasang spanduk penolakan bertuliskan, “Tanah ini milik kami”, “Perampasan hak atas tanah melanggar HAM,” hingga spanduk bertuliskan “Manggarai, Bukit Duri, Tanah Abang, Rawamangun bersatu melawan pengosongan paksa”. (*/d)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita