Selasa, 27 Juli 2021

GEPRINDO: Indonesia Harus Merdeka dari Mafia

GEPRINDO: Indonesia Harus Merdeka dari Mafia

Foto: Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) Bastian P Simanjuntak. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO), Bastian P. Simanjuntak, menilai, masih kuatnya mafia yang merongrong kedaulatan negara di segala bidang harus segera dihentikan. Hal itulah yang menyebabkan pemerintah selalu tak hadir ketika rakyat membutuhkan keadilan.

Banner Iklan Swamedium

“Tax Amnesty setidaknya cukup menjadi bukti teranyar adanya mafia pajak. Tertangkapnya aparat penegak hukum dalam negosiasi kasus dan suap serta dugaan dagang sapi dalam penempatan posisi strategis di kejaksaan atau lembaga penegak hukum lainnya, merupakan bukti bahwa ada mafia hukum yang seenaknya bertindak,” ungkap Bastian pada rilisnya di Jakarta, Kamis (27/4).

Jika kita mundur ke belakang, lanjut Bastian, kita akan dapati juga mafia ekspor-impor yang sangat besar kemungkinan masih berkuasa hingga saat ini. Mereka mengatur negara mana yang boleh ekspor, mereka mengatur perusahaan atau korporasi mana yang menjadi distributor barang impor, dan mereka pula yang membuat barang lenyap di pasaran, sehingga mau tidak mau harus mengimpor.

“Satu lagi, mafia yang seolah tak akan pernah mampu dilawan oleh aparat penegak hukum adalah mafia obat-obatan dan narkoba. Mafia ini berhubungan langsung dengan kelangsungan generasi penerus bangsa. Gerak mereka begitu leluasa memasarkan narkoba hingga ke desa-desa, yang tentunya melibatkan oknum penegak hukum nakal,” ujar Bastian.

Pihaknya menengarai masih banyak mafia-mafia lain yang selama ini telah menjadikan negara ini seperti tanpa arah, tanpa visi, bahkan tanpa kedaulatan. GEPRINDO menduga, mafia-mafia itu dikendalikan Asing atau etnis Asing yang mendiami Indonesia. Mereka menjadikan Indonesia sebagai ladang uang, tanpa sedikit pun memikirkan dampaknya bagi pribumi sebagai pewaris utama negeri.

“GEPRINDO mengimbau sekaligus mengajak pribumi bersatu, menyusun rencana rapi, terstruktur dan massif, guna membebaskan Indonesia dari mafia-mafia di segala bidang. Upaya dirasakan urgen dan krusial dilakukan karena mafia-mafia sudah mulai menggunakan aparat pemerintahan sebagai boneka-boneka mereka,” tutur Bastian.

Pribumi, tambah Bastian tidak bisa hanya berharap pada pemerintah beserta jajarannya saja, pribumi harus menjadi ujung tombak pembebasan Indonesia dari mafia.

“GEPRINDO akan selalu siap memimpin pribumi menghadapi mafia-mafia dan anteknya yang kini terus berusaha menguasai pejabat, wakil rakyat, bahkan menginfiltrasi rakyat terutama pribumi untuk saling membenci,” tegasnya.

GEPRINDO menilai, membebaskan Indonesia dari mafia lebih sulit dibandingkan membebaskan dari kolonial Belanda maupun Jepang.

“Banyaknya orang-orang hipokrit di sekitar kita salah satu sebabnya. Pribumi sebagai tuan rumah sekaligus penguasa Indonesia, harus benar-benar menjalankan tupoksinya sehingga Indonesia bebas dari mafia,” pungkas Bastian. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita