Rabu, 20 Januari 2021

Gugatan Pilkada Jogyakarta Ditolak MK, Rentetan Kekalahan PDIP-Nasdem Bertambah

Gugatan Pilkada Jogyakarta Ditolak MK, Rentetan Kekalahan PDIP-Nasdem Bertambah

Foto: Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh. (ist)

Jogyakarta, Swamedium.com – Duet Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) kembali harus gigit jari. Upaya menggugat hasil Pilkada Kota Jogyakarta 2017 harus kandas setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan yang diajukan pasangan Imam Priyono-Achmad Fadli.

Banner Iklan Swamedium

“Menolak seluruh permohonan. Empat eksepsi pemohon tidak beralasan menurut hukum,” ucap Ketua MK Arief Hidayat di Ruang Sidang Utama MK, Jakarta, Rabu (26/4), seperti dilansir sindonews.

Dengan penolakan MK tersebut, maka pasangan Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi yang diusung PAN, PKS, Demokrat, PPP, Golkar ditetapkan sebagai pemenang.

Sekadar diketahui, duet partai pemerintah ini harus kandas di sejumlah pilkada. Di Pilkada Banten, pasangan yang mereka usung, Rano Karno-Embay yang merupakan petahana kalah dari pasangan Wahidin-Andika. Selisih suara yang sedikit di atas 1 persen membuat upaya Rano-Embay tak bisa mengajukan gugatan ke MK.

Terakhir duet Mega-Paloh ini juga harus menerima kenyataan pahit setelah di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta pasangan yang juga petahana, Ahok-Djarot kalah telak dari pasangan Anies-Sandi. Bahkan kekalahan Ahok-Djarot dengan selisih suara 15,9% ini merupakan kekalahan terbesar sepanjang sejarah Pilkada DKI. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita