Jumat, 05 Juni 2020

Jika Tidak Ada Sengketa, Penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI 4 Mei 2017

Jika Tidak Ada Sengketa, Penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI 4 Mei 2017

Foto: KPU DKI akan menetapkan pemenang Pilkada DKI Jakarta tanggal 4 Mei mendatang. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — KPU DKI Jakarta bakal memulai pleno hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi tanggal 29 April besok. Pleno hasil putaran kedua itu dilakukan, setelah hasil rekapitulasi tingkat kota dan kabupaten selesai.

Setelah hasil rekapitulasi suara ditetapkan dalam pleno, KPU akan memberikan waktu tiga hari kepada pasangan calon untuk mengajukan gugatan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Jika tidak ada pasangan calon yang mengajukan sengketa ke MK, maka KPU DKI Jakarta akan menetapkan pasangan gubenur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta, tanggal 4 Mei.

Namun, jika ada yang mengajukan sengketa, maka KPU DKI Jakarta akan menunggu hasil sidang sengketanya di MK.

Seperti diketahui, hasil Situng real count dari formulir C1 yang diunggah di laman resmi KPU, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno meraih suara terbanyak dengan 3.239.668 pemilih atau 57,95 persen suara. Sedangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat hanya mendapat 2.350.887 suara atau 42,05 persen atau selisih suara 15,90 persen. Jika mengacu peraturan soal sengketa di MK, kecil peluang Tim Pemenangan Basuki-Djarot untuk membawa kasus sengketanya ke Mahkamah Konstitusi. (dr)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.