Kamis, 13 Mei 2021

KPK Buka Suara Soal Potensi Megawati Menjadi Tersangka Kasus BLBI

KPK Buka Suara Soal Potensi Megawati Menjadi Tersangka Kasus BLBI

Foto: Gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan Persada, Jaksel. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Peluang KPK menyeret Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas dalam Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) masih terbuka.

Banner Iklan Swamedium

Pasalnya kebijakan Presiden RI ke 5 itu yang mengeluarkan Inpres 8/2002 menjadi landasan dikeluarkannya Surat Keterangan Lunas dalam Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) ke sejumlah bank yang bermasalah.

“Kebijakan itu menjadi Tindak Pidana Korupsi apabila di dalam proses berjalannya kebijakan tersebut ada sesuatu manfaat yang diambil dan yang diperoleh orang yang mengeluarkan kebijakan tersebut untuk kepentingan diri sendiri atau kelompok atau orang lain. Jadi nanti kemungkinan, itu masih bisa saja,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di kantornya, Selasa (25/4) lalu.

Meskipun peluang menyeret pembuat kebijakan dalam kasus yang ditangani masih terbuka, namun penyidikan KPK belum tertuju kesana.

Saat ini, lanjut Basaria, KPK fokus pada penyidikan kasus yang menyeret mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung sebagai tersangka.

“Apakah dengan dasar SKL ini dibuatkan SP3. Ini penyidik belum sampai kesana, ini case yang berbeda nanti akan dibuat khusus, tim lidik yang menangani itu. Tetapi fokus kita saat ini adalah penerbitan SKL itu yang tidak seharusnya karena memang belum lunas. Seharusnya Rp3,7 triliun tadi diambil pemerintah baru keluar surat lunas,” pungkasnya. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita