Selasa, 19 Januari 2021

Pemerintah Genjot Pembangunan Rumah Buruh

Pemerintah Genjot Pembangunan Rumah Buruh

Jakarta, Swamedium.com – Ada kabar baik untuk buruh menjelang peringatan Hari Buruh yang akan jatuh pada 1 Mei ini, yaitu peluang bisa memiliki rumah sendiri. Pemerintah segera membangun rumah yang didedikasikan untuk buruh, salah satunya adalah Rusunami Loftvilles di Tangerang Selatan.

Banner Iklan Swamedium

Rusunami yang ditujukan untuk para buruh dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini rencananya juga dibangun di Depok, Jawa Barat. Untuk di Depok, bentuknya adalah rumah tapak, bukan rumah susun.

“Nanti kita bangun lagi. Yang minggu depan di Depok. Itu lebih murah lagi Rp112 juta, tapi rumah tapak dan kondisinya sama,” kata Presiden Jokowi seusai peletakan batu pertama Rusunami Loftvilles di Jl Bukit Serua, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/4).

Sebagaimana dikutip dari Okezone.com, di Rusunami Lofvilles akan dibangun sebanyak 6.000 unit. Harga per unitnya Rp293 juta dengan uang muka atau DP (down payment) 1% dan cicilan per bulan Rp 1,2 juta. Harga dan cicilan ini dinilai terjangkau oleh buruh.

Menurut Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Rudy Prayitno seperti dikutip republika.co.id, terhitung hingga awal tahun 2017, masih ada 87 persen buruh di Indonesia belum memiliki rumah.

Angka tersebut membuktikan bahwa masih sangat banyak buruh yang belum memiliki tempat tinggal yang layak. Padahal, sampai saat ini, sekitar 18 juta orang buruh sudah terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. BPJS sudah meluncurkan program tambahan untuk membantu buruh memiliki rumah.

Tetapi, harga rumah yang masih kemahalan untuk buruh membuat program BPJS belum direspon dengan baik.
Di Rusunami Lofvilles ini selain harganya terjangkau, bangunannya juga layak untuk dihuni. Satu unit Rusunami Loftvilles memiliki luas 32 meter persegi. Rusun itu nantinya memiliki 2 kamar tidur dan satu kamar mandi.

Pemerintah menggandeng serikat pekerja dalam program ini, sehingga bisa dipastikan bahwa unit rusunami di Tangsel ataupun rumah tapak di Depok nantinya betul-betul dibeli oleh buruh.

“Jangan sampai nanti yang mendapatkan yang di luar pekerja dan di luar buruh. Seleksinya nanti di pimpinan-pimpinan serikat buruh dan serikat pekerja,” kata Jokowi.(*/maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita