Senin, 18 Januari 2021

Inilah Ajakan dan Penjelasan Habib Rizieq untuk Aksi 5 Mei ke Mahkamah Agung

Inilah Ajakan dan Penjelasan Habib Rizieq untuk Aksi 5 Mei ke Mahkamah Agung

Foto: Habib Rizieq dan rombongan di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Jumat (28/4). (swamedium)

Madinah, Swamedium.com – Dalam kesempatannya memberikan ceramah di hadapan pelajar, mahasiswa dan santri Indonesia yang sedang mengenyam pendidikan di Madinah, Arab Saudi, Habib Rizieq mengajak umat Islam untuk terus melakukan aksi simpatik hingga pembacaan vonis oleh majelis hakim kasus penistaan agama.

Banner Iklan Swamedium

Dalam ceramahnya yang disampaikan di Madinah, Jumat (28/4) malam waktu setempat, Habib Rizieq menjelaskan rencana aksi simpatik umat Islam di Mahkamah Agung RI, Jakarta melalui video yang sudah beredar di youtube.

“Tanggal 5 mei, umat islam akan turun lagi nasional, umat Islam dari mana mana, dari Aceh, Sumut, Jawa, Kalimantan, ini nasional, semua datang ke Jakarta untuk sholat jumat di Masjid istiqlal kemudian akan aksi long march ke Mahkamah Agung,” kata Habib Rizieq di lokasi.

Habib juga menjelaskan alasan aksi simpatik yang ditujukan kepada Mahkamah Agung (MA).

“Mengapa ke MA? MA ini lembaga tertinggi yudikatif, pengadilan negeri itu ada di bawah MA. Sehingga kita mendatangi MA untuk meminta jaminan dari MA agar MA bisa menjaga majelis hakim yang ada di bawahnya untuk tidak boleh diintervensi oleh siapa pun,” jelasnya.

Hal tersebut dilakukan, lanjut Habib Rizieq, sembari mengutip pernyataan Ketua MA yang mengatakan bahwa kasus penistaan agama akan dibiarkan seperti air mengalir.

“Saya dengar yang terakhir, bahwa Ketua MA sudah mengeluarkan pernyataan, statemen , bahwa kasus ini akan dibiarkan seperti air mengalir. Artinya bahwa siapa pun tidak boleh mengintervensi majelis hakim. Ini suatu pernyataan yang harus kita dukung. MA sudah melempar bola, harus kita tangkap,” ungkapnya.

Ada pun ketentuan aksi umat Islam tanggal 5 Mei nanti tetap merupakan aksi simpatik, sama seperti aksi simpatik pada Jumat 28 April lalu.

“Oleh karena itu nanti tanggal 5 (Mei 2017), ratusan ribu atau bahkan jutaan umat islam akan turun ramai ramai, long march ke MA dalam bentuk aksi simpatik, bukan lagi damai, tapi harus simpatik, seperti tadi (aksi ke PN Jakut Jumat 28/4), walau ratusan ribu turun, lalu lintas tetap berjalan, Itu namanya aksi simpatik, jangan ada masyarakat terganggu dan seterusnya,” kata Habib lagi.

Selanjutnya Habib Rizieq juga menyampaikan bahwa aksi 5 Mei nanti akan dihadiri juga oleh para ulama dan tokoh nasional yang akan meminta jaminan kepada MA bahwa tidak boleh ada intervensi dari siapa pun

“Nanti di MA, ulama ulama kita akan datang, tokoh tokoh nasional akan datang. Akan kumpul semua ketemu ketua MA minta jaminnan bahwa majelis hakim tidak boleh diintervensi oleh siapa pun,” ucapnya.

Habib Rizieq juga mengatakan, aksi simpatik yang ditujukan ke MA adalah upaya umat Islam meminta keadilan ditegakkan kepada lembaga yudikatif karena ketidakberdayaan lembaga legislatif dan keberpihakan eksekutif terhadap penista agama.

“Jadi manakala legislatif sudah tidak berdaya, eksekutif justru melindungi daripada penista agama, maka masih ada satu gerbang lagi yang bisa kita harapkan yakni gerbang yudikatif. Nah kalau gerbang ini tidak kita jaga, bisa bobol lagi nanti dikuasai oleh mereka,” tuturnya.

Dia juga meminta dukungan kepada jamaah yang hadir malam itu untuk ikut mendukung acara aksi 5 Mei nanti termasuk memberikan dukungan melalui media sosial.

“Maka itu saya meminta dukungan dari semua yang ada disini. Anda bisa memberikan dukungan lewat medsos, lewat internet, lewat dunia maya, gerakan umat dimana mana untuk bisa menyukseskan daripada acara tersebut,” pungkasnya. (ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita