Selasa, 26 Januari 2021

Aksi “May Day”, KASBI: Rezim Jokowi-JK Agen Neo Liberalisme

Aksi “May Day”, KASBI: Rezim Jokowi-JK Agen Neo Liberalisme

Foto: Mobil komando aksi May Day 1 Mei 2017. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Sekitar 30.000 massa buruh dari 30 federasi buruh yang tergabung dalam Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Nasional (KASBI) melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta. Aksi diawali dari Bundaran HI menuju Istana Negara, Senin (1/5) siang.

Banner Iklan Swamedium

“Ini aksi nasional Konfederasi KASBI seluruh Indonesia. Ini kritikan kami kepada pemerintah yang saat ini gagal menyejahterakan rakyatnya,” kata Ketua Umum Konfederasi KASBI, Nining Elitos.

Dia juga menekankan, aksi mereka juga mengingatkan kepada pemerintahan saat ini yang dinilai telah menjadi rezim neo liberalisme.

“Rezim Jokowi-JK telah menjadi agen neo liberalisme. Mereka telah gagal menyejahterakan buruh dan pekerja,” tegas Nining dalam orasinya.

Ribuan buruh itu berjalan kaki beramai-ramai, dimulai dari Bundaran HI pada pukul 11.00 WIB yang akan berakhir di depan Istana Negara. Mereka meneriakkan tuntutan-tuntutan dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan buruh.

Arus lalu lintas dari kawasan Bundaran HI di Jalan Thamrin hingga di sekitar Monumen Nasional, di Jalan Medan Merdeka Selatan, menuju Istana Negara tertutup dari lalu lintas kendaraan.

Sempat terjadi kericuhan kecil saat massa buruh mulai bergerak dari Bundaran HI menuju Istana. Mobil komando diminta oleh petugas kepolisian untuk maju, namun begitu tiba di depan rombongan, malah diminta mundur kembali.

“Iya tadi miskoordinasi polisi, di belakang mereka minta kami ke depan. Di depan malah nyuruh kami mundur,” ujar salah satu buruh yang berada di mobil komando. (ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita