Jumat, 17 September 2021

Gubernur Jatim Diundang ke Belanda untuk Kerjasama Entaskan Kemiskinan

Gubernur Jatim Diundang ke Belanda untuk Kerjasama Entaskan Kemiskinan

Foto: Gubernur Jawa Timur bulan Juni mendatang diundang Kerajaan Belanda. (Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — Gubernur Jawa Timur bulan Juni mendatang diundang Kerajaan Belanda ke negeri Kincir Angin ini. Undangan itu untuk menjalin kerja sama dalam`strategi penurunan kemiskinan, terutama feminisme kemiskinan di Jawa Timur.

Banner Iklan Swamedium

Hal itu disampaikan Gubernur Jatim Dr H Soekarwo seusai resepsi ulang tahun ke 50 Raja Belanda Willem Alexander yang popuer disebut Kings’s Day, di Surabaya, Minggu (30/4).

Menurut pria yang akrab dipanggil pak de Karwo ini, Belanda adalah negara yang sudah lama sekali punya hubungan dengan Indonesia, dengan berbagai dinamikanya. Akhir-akhir ini hubungan kerja sama Jatim – Belanda semakin ditingkatkan, tidak hanya di bidang investasi, ekonomi, tetapi juga kerja sama terhadap peninggalan sejarah, kebudayaan, pendidikan, kesehatan, dan kerja sama dalam pengentasan kemiskinan di Jawa Timur.

Investasi Belanda di Jatim sampai akhir 2016 menurut izin prinsip investasinya mencapai US$ 5,57 miliar. Lima perusahaan terbesar Belenda adalah PT Philips Indonesia, PT Unilever , PT Paiton Enery Company , PT Ecco Tannery Indonesia dan PT Pakuwon Permai.

“Semuanya sangat memberikan pembelajaran terhadap investasi dan membangun hubungan yang baik dengan suatu daerah,” ujarnya

Ditambahkan mantan Sekdaprov Jatim ini, masyarakat Jatim sangat terbuka (open minded). Suasana sosial politik pluralisme di Jatim sangat baik, bahkan tiga tahun provinsi Jatim mendapat penghargaan provinsi yang paling aman dan nyaman di seluruh Indonesia.

“Oleh karena saya mengundang para investor untuk berinvestasi di Jatim, karena daya saing Jatim nomor dua setelah Jakarta,” harapnya.

Sementara itu Wakil Dubes Belanda di Jakarta Ferdinand Lahnstein mengatakan, ingin meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi yang difokuskan pada perusahaan Belanda – Indonesia ditingkatkan/ Joint veture.

Karena Pemprov Jatim ingin meningkatkan jalur maritim ke Indonesia Timur, sedangkan Belanda kekuatannya ada pada hal-hal yang berkaitan dengan air, seeprti membuat dam, kapal, maka nantinya akan banyak investasi dalam bentuk kerja sama.

“Sekarang sudah ada kerja sama dengan PT PAL membangun kapal perang tapi dengan transfer technologi dibuat di Surabaya,” tambah Konsul kehormatan Belanda di Surabaya Sylvia Pangkey. (Ari).

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita