Senin, 18 Januari 2021

SBSI: Jangan Jadikan Hari Buruh Sebagai Alat Politik

SBSI: Jangan Jadikan Hari Buruh Sebagai Alat Politik

Jakarta, Swamedium.com – Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) meminta kepada politisi dan partai politik tidak menjadikan Hari Buruh yang diperingati setiap 1 Mei sebagai komoditi politik. Buruh juga menolak jika hanya dijadikan obyek politik untuk mendulang suara saja.

Banner Iklan Swamedium

Koordinator SBSI Baiq Ani mendesak para politisi agar tidak memanfaatkan buruh sebagai alat politik jelang Pemilu, Pilkada atau Pilpres.

“Jangan jadikan buruh sebagai percaturan politik, terutama menjelang pemilu, pilkada, atau pemilihan presiden,” kata Baiq Ani di Gedung Joang 45, Jakarta, Minggu (30/4).

Selain itu, SBSI pun meminta pihak-pihak tertentu untuk tidak menjadikan buruh sebagai corong partai politik, seperti meminta organisasi buruh mendeklarasikan dukungan terhadap salah satu calon partai politik hanya untuk mendongkrak suara.

Terakhir, mereka juga meminta semua organisasi buruh sama-sama berusaha keras memperjuangkan hak-hak setiap buruh yang belum terakomodir oleh pemerintah. Tak hanya di dalam negeri, organisasi buruh pun diminta berjuang untuk nasib para buruh yang berada di luar negeri.

“Adanya organisasi buruh adalah untuk memperjuangkan nasib buruh supaya bisa lebih baik dan buruh sejahtera, namun sampai ini belum terakomodir oleh pemerintah. Bahkan, suara buruh menjadi rebutan partai politik di luar negeri terutama TKW dan TKI yang bekerja di salah satu negara,” ujar dia.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto yang hadir dalam acara itu menyarankan agar buruh ikut berkecimpung dalam dunia politik. Hal itu, dilakukan agar organisasi buruh tidak hanya dijadikan komoditi oleh partai politik.

“Saya menyarankan kalau memang rekan-rekan tidak mau menjadi komoditi parpol, silahkan berinteraksi masuk dan bergabung di parpol. Sehingga rekan buruh bisa memperjuangkan nasibnya dari dalam. Kalau tidak ya tidak akan bisa,” pungkas Setyo. (merdeka.com)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita