Rabu, 03 Juni 2020

Tak Hanya di Jakarta, KASBI Jatim Sebut Jokowi-JK Agen Neoliberalisme

Tak Hanya di Jakarta, KASBI Jatim Sebut Jokowi-JK Agen Neoliberalisme

Foto: Aksi buruh "May Day" oleh KASBI Jawa Timur, Senin (1/5). (Ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com Sekitar 500 buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Jatim melakukan aksi dikantor gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya, senin (1/50 sebagai bentuk peringatan hari buruh sedunia yang dikenal dengan May Day.

Dalam aksi tersebut mereka menyoroti beberapa kebijakan pemerintah yang tak pro buruh.

”Kami melihat pemerintah masih pro pengusaha yang dengan seenaknya memberikan upah murah untuk buruh. Ini jelas sangat menyengsarakan rakyat,” ungkap salah satu koordinator aksi Agung dalam orasinya.

Diungkapkan oleh Agung, situasi perburuhan di Indonesia semakin terpuruk atas terbitnya PP No 78/2015 yang mengakibatkan kenaikan upah buruh tak lebih dari 11 Persen.

”Pemerintahan Jokowi-JK juga telah menerbitkan peraturan-peraturan menteri yang tidak memihak buruh. Kami melihat rezim Jokowi-JK merupakan agen neoliberalisme dan gagal mensejahterakan kaum pekerja di Indonesia,” jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut Agung, pemerintah saat ini telah menggunakan aparat keamanan untuk memukul gerakan buruh.

”Dampaknya buruh menjadi korban kriminalisasi akibat perlawanan,” jelasnya.

Sementara itu, dalam aksi tersebut KASBI Jatim mengeluarkan beberapa tuntutan antara lain hapus sistem kontrak dan ousourching, tolak politik upah murah, laksanakan hak-hak buruh perempuan, berlakukan jaminan sosial bukan asuransi sosial, dan tangkap adili dan penjarakan pengusaha nakal yang mensengsarakan buruh. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.