Jumat, 29 Mei 2020

Tidak Miliki Izin Praktek, Raja Sigh Nekat Praktek Pengobatan Mata dan Telinga

Tidak Miliki Izin Praktek, Raja Sigh Nekat Praktek Pengobatan Mata dan Telinga

Foto: Tidak punya keahlian dan punya izin praktek, Raja Sigh ditangkap Polrestabes Surabaya.(ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com– Tanpa memiliki izin dan kemampuan untuk meracik obat, warga keturunan India bernama Raja Sigh (40) pemilik klinik mata dan telinga di Semampir Surabaya ini, Sabtu (29/4) harus merasakan pengapnya sel jeruji penjara Polrestabes Surabaya.

Tersangka diamankan oleh Unit Tipiter Polrestabes Surabaya setelah ada laporan dari salah satu pasiennya yang terpaksa dirawat di rumah sakit gara-gara konsumi obat dari tersangka.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sinto Silitonga mengatakan tersangka tak miliki ijin untuk membuka praktek pengobatan mata dan telinga.

”Modus tersangka yaitu pasang iklan di radio lalu menerima pasien yang mengeluh gangguan mata dan telinga,” ungkapnya di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (29/4).

Sinto mengatakan tersangka dalam prakteknya setiap pasien yang berobat kepadanya diberi kapsul dan obat tetes.

”Obat tetes untuk mata dibuat tersangka dari Jelly teripang dan capsulnya dari serbuk kedelai. Sedangkan obat tetes untuk pasien yang mengeluhkan gangguan telinga diberi obat tetes dari minyak beruang,” jelasnya.

Sementara itu, dalam pengungkapan kasus tersebut diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 5 juta, kartu berobat milik pasien, kartu nama atas nama Raja Sigh dan beberapa obat tetes mata dan telinga serta beberapa kapsul dan bukti pembayaran iklan di sebuah radio di Surabaya.

Sedangkan untuk pasal yang disangkakan, tersangka akan dijerat dengan pasal 378 Jo 372 KUHP Jo pasal 60 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan. (Ari)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.