Rabu, 21 April 2021

GNPF MUI Gelar Aksi Simpatik 55, Tuntut Vonis Maksimal buat Ahok

GNPF MUI Gelar Aksi Simpatik 55, Tuntut Vonis Maksimal buat Ahok

Foto: Ajakan GNPF MUI kepada umat Islam untuk menghadiri Aksi Simpatik 55

Jakarta, Swamedium.com — Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) akan menggelar aksi besar-besaran, Jumat (5/5) atau yang mereka sebut dengan ‘Aksi Simpatik 55’.

Banner Iklan Swamedium

Informasi itu disampaikan Saluran resmi Telegram GNPF-MUI, Channel 212 pada Senin (1/5) malam. Ada pun tujuan Simpatik 55 itu, untuk menuntut terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok divonis seberat-beratnya.

Dalam gambar yang diunggah di saluran telegram tersebut, nampak untuk aksi kali ini GNPF MUI akan full team. Ketua Dewan Pembina MUI Prof Dr H M. Din Syamsudin dan Wakil Ketua Dewan Pembina MUI Prof Dr KH. Didin Hafidhuddin juga direncanakan menghadiri aksi tersebut.

Foto: Ajakan Aksi Simpatik 55 oleh GNPF MUI (Facebook Kapitra Ampera)

Sementara tim advokasi GNPF MUI, Kapitra Ampera mengutarakan, aksi itu akan digelar mulai dari shalat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat dan dilanjutkan dengan aksi long march menuju Mahkamah Agung (MA) RI.

“Kami mengajak untuk aksi damai dan simpatik menjaga keadilan hukum Ahok harus dihukum maksimal,” ujar Kapitra, Jakarta, Senin (1/5) melalui akun facebooknya.

Kapitra mengungkapkan, diperkirakan peserta aksi simpatik 55 itu akan mencapai jutaan umat Islam yang meminta keadilan ditegakkan.

“Estimasi sekira 5 juta, mereka alumni 212,” ujar dia.

Foto: Gambar yang diunggah Tim Advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera di akun facebooknya.

Kapitra juga menegaskan dalam aksi itu juga akan digelar doa bersama untuk tujuan keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Polisi tidak boleh melarang karena aksi dilindungi oleh Pasal 18 UU No 9 Tahun 1998,” tutup Kapitra.

Sekadar diketahui, Majelis Hakim akan memutuskan atau memvonis terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 9 Mei 2017 mendatang. (ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita