Kamis, 02 Desember 2021

Kisah Anak Desa Ulu Mahuam Sumut Berjuang Untuk Dapat Pendidikan

Kisah Anak Desa Ulu Mahuam Sumut Berjuang Untuk Dapat Pendidikan

Foto: Meski anggaran sudah naik 10 kali lipat, kualitas pendidikan masih rendah. (merdeka)

Medan, Swamedium.com — Tidak banyak yang tahu, jauh dari hingar bingar kemajuan kota, masih banyak anak-anak yang berjuang untuk mendapatkan pendidikan. Seperti yang dialami anak-anak Desa Ulu Mahuam, Silangkitang, Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara.

Banner Iklan Swamedium

Jauhnya lokasi sekolah dari desa mereka, ditambah jalan yang terjal, membuat anak-anak SD mengambil jalan pintas dengan menyeberangi sungai. Mirisnya, untuk menyeberangi sungai, tidak ada jembatan. Otomatis, Sungai Mahuam harus dilintasi.

Seperti dilansir merdeka.com, jika melintasi sungai, jarak dari rumah mereka ke SD Negeri 115501 Silangkitang menjadi sekitar 4 Km. Sementara kalau melewati jalan menanjak dan curam serta memutar jarak tempuh menjadi sekitar 7 Km. Itu pun ditempuh dengan jalan kaki, karena tidak ada alat transportasi umum pun di daerah perkebunan itu.

Untuk menyeberangi sungai, anak-anak SD ini juga harus waspada. Jika debit air sungai meningkat, mereka terpaksa menunggu sampai surut. Atau kalau tidak, mereka menunggu adanya orang dewasa untuk membantu mereka menyeberang.

“Volume air meningkat, jadi kalau anak-anak nggak diseberangkan, nanti pakaiannya basah atau terlambat sekolah. Anak saya juga menyeberang untuk bisa sekolah,” kata Zulkarnain Siregar, salah seorang warga yang sering membantu menyeberangkan anak-anak ini.

Zulkarnain menggendong satu per satu anak menyeberangi sungai. Agar lebih aman, dia memegang tambang yang sengaja dibentangkan di atas Sungai Mahuam.

Kepala SD 115501 Silangkitang sudah mengetahui kondisi muridnya dari Desa Ulu Mahuam itu.

“Memang ada siswa kita yang tinggal di perkampungan, mereka harus melintasi sungai. Kadang mereka jadi tak sekolah karena tidak dapat menyeberangi sungai. Mereka jadi ketinggalan belajar,” kata Fatimah Hanum, Kepala SD 115501 Silangkitang.

Dalam hari pendidikan nasional ini, tentunya mereka berharap pemerintah daerah maupun pusat memperhatikan pendidikan di pelosok ini. Tidak saja di Desa Ulu Mahuam, tapi juga banyak desa lain yang belum tersentuh pendidikan. (*/d)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita