Senin, 06 Desember 2021

Anies Tegaskan Akan Gunakan Pendekatan Penataan dan Tolak Penggusuran

Anies Tegaskan Akan Gunakan Pendekatan Penataan dan Tolak Penggusuran

Foto: Anies Baswedan dikerumuni pengunjung Iislamic Book Fair 2017. (asmc)

Jakarta, Swamedium.com – Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan menegaskan komitmennya untuk melakukan penataan dan menentang penggusuran. Hal itu ia sampaikan untuk menanggapi rencana Pemprov DKI untuk meneruskan rencana penggusuran di Kampung Akuarium, Jakarta Utara.

Banner Iklan Swamedium

“Komitmen kami tegas dan saya rasa warga Jakarta kemarin sudah menentukan pilihan yakni penataan, justru kita melindungi warga agar jangan digusur-gusur,” terang Anies usai mengahdiri pembukaan Islamic Book Fair 2017 di JCC Senayan, Rabu (3/5).

Menurut mantan Komite Etik KPK itu, solusi pembangunan di Jakarta yang tepat adalah dengan penataan yang melibatkan warga. Sebab selama ini Pemprov DKI terkesan memutuskan segala sesuatu secara sepihak, salah satu contohnya adalah penggusuran.

“Seharusnya diberi solusi diajak bicara dan musyawarah, solusi jangan sepihak, semua pihak harus diajak sama sama membicarakan langkah ke depannya,” kata mantan Mendikbud itu.

Musyawarah dengan melibatkan warga dan para pengamat dan pegiat kampung ini merupakan cara terbaik menentukan pembangunan di Jakarta salah satu contohnya ialah Kampung Tongkol di Pademangan, Jakarta Utara.

“Ada banyak contohnya penataan yang sudah berjalan dengan melibatkan warga, salah satunya di Kampung Tongkol yang saya datangi beberapa waktu lalu,” papar Anies.

Anies juga menyampaikan bahwa komitmennya untuk menentang penggusuran sudah disampaikannya dengan wakilnya Sandiaga Uno sejak masa kampanye, bahkan keduanya sudah mengusulkan moratorium (peninjauan kembali) titik penggusuran di Jakarta.

“Kami sejak kampanye sudah meminta untuk dilakukan moratorium titik penggusuran, bahkan sejak bulan Oktober, apalagi hal itu terkait keputusan rakyat,” jelas Anies.(*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita