Rabu, 21 April 2021

MUI Minta Polri Serius Tindaklanjuti 3 “Serangan” kepada Tokoh-tokoh Islam

MUI Minta Polri Serius Tindaklanjuti 3 “Serangan” kepada Tokoh-tokoh Islam

Foto: Gubernur NTB Tuan Guru Bajang, Imam Besar Habib Rizieq Syihab, Senator Jakarta Fahira Idris. (iIustrasi/ist)

Jakarta, Swamedium.com – Tak hanya warganet yang merasakan penegakan Undang-Undang ITE bermasalah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga menilai ada tebang pilih. Saat elemen umat Islam dianggap bersalah, penegakan hukum sangat cepat. Namun, ketika tokoh Islam yang menjadi korban, terkesan belum ada upaya serius.

Banner Iklan Swamedium

Penegakan hukum terhadap para pelaku yang pelakunya tidak ada hubungannya dengan Islam, polisi dinilai lamban dan tidak serius dalam menindak pelaku.

“Apapun itu, kalangan sekuler liberal dan lain sebagiannya, ini nampaknya belum ditindaklanjuti secara serius,” kata Fahmi, Selasa (2/5), seperti dikutip Republika.

Oleh karenanya, Fahmi meminta Polri serius menindaklanjuti laporan ujaran kebencian. Ia pun mencontohkan tiga kasus yang korbannya adalah tokoh Islam.

“Kasus penistaan terhadap Gubernur NTB, tuduhan kepada Zakir naik, ancaman pembunuhan kepada aktivis muslim, ini harus ditindaklanjuti secara serius,” tegas Fahmi.

Dia juga menambahkan kasus terbaru, Nathan yang mengancam akan membunuh sejumlah tokoh muslim seperti Fahira Idris, Fadli Zon, Fahri Hamzah, dan Habib Rizieq Syihab.

Fahmi mendesak agar Polri tidak tebang pilih dalam menangani kasus-kasus seperti itu agar tidak ada reaksi dari umat Islam yang merasa diperlakukan tidak adil. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita