Jumat, 23 April 2021

Sri Mulyani Akui Pernah Pinjam Dana BPDP Kelapa Sawit Untuk Tambal APBN

Sri Mulyani Akui Pernah Pinjam Dana BPDP Kelapa Sawit Untuk Tambal APBN

Foto: Menteri Keuangan Sri Mulyani. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku pernah meminjam uang kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit senilai Rp2 triliun, dalam rangka mengamankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Langkah tersebut, dilakukan bendahara negara pada tahun 2016 lalu.

Banner Iklan Swamedium

“Kemenkeu (Kementerian Keuangan) terpaksa meminjam uangnya (BPDP),” kata Sri Mulyani, saat meluncurkan buku BPDP Kepala Sawit, di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (2/5) malam.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu tak memungkiri, pinjaman tersebut terpaksa dilakukan agar kas keuangan negara tahun lalu tidak memberatkan perekonomian. Dana yang dipinjam Kemenkeu, memang selama ini sudah berada di Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Pada tahun ini, Ani, sapaan akrab Sri Mulyani bertekad untuk menjaga kas keuangan negara menjadi jauh lebih kredibel. Sehingga nantinya, pemerintah tidak perlu lagi meminjam uang kepada BPDP Kelapa Sawit, yang jauh lebih membutuhkan dana-dana tersebut, atas program-program yang sudah ditetapkan.

“Kami berharap, APBN tidak menimbulkan persoalan serius. Jadi saya berjanji, akan lebih kredibel dan tidak perlu lagi melakukan tindakan peminjaman tersebut,” katanya seperti dilansir vivanews.

Ani mengatakan, Pemerintah menjamin akan mengembalikan dana pinjaman itu secara utuh, dan pengembalian dana pinjaman akan diusulkan pemerintah dalam APBN Perubahan 2017. Saat ini, peminjaman tersebut masih dalam proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

“Nanti akan kami usulkan, supaya cepat. Itu memang semua dalam rangka pengelolaan APBN 2016. Semuanya transparan,” ujarnya. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita