Minggu, 28 November 2021

Bertumbuhnya Kelas Menengah Muslim Dorong Kemajuan Ekonomi Syariah

Bertumbuhnya Kelas Menengah Muslim Dorong Kemajuan Ekonomi Syariah

Jakarta, Swamedium.com – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad mengatakan masa depan ekonomi syariah akan cerah yang terlihat dari perkembangannya, baik di level Indonesia maupun dunia. Pertumbuhan ekonomi syariah ini, diantaranya didorong oleh terus bertumbuhnya kelas menengah muslim.

Banner Iklan Swamedium

Muliaman optimistis masa depan ekonomi syariah dunia, termasuk Indonesia cerah. Hal tersebut, ungkap dia, terlihat dari pertumbuhan aset keuangan syariah dunia di tahun 2015 yang telah mencapai US$2 triliun dan diproyeksikan akan menyentuh angka US$3,5 triliun di tahun 2021.

Tren tersebut, lanjutnya, sejalan dengan data State of the Global Islamic Economy Report 2016 yang menunjukkan bahwa total pengeluaran penduduk muslim dunia mencapai US$ 1,9 triliun pada Tahun 2015, dan diperkirakan terus meningkat sampai US$3 Triliun tahun 2021.

“Masa depan ekonomi syariah cerah. Pertumbuhan ekonomi syariah dunia, diantaranya didorong oleh terus bertumbuhnya kelas menengah muslim penduduk dunia,” kata Muliaman dalam acara bertajuk “Sharia Economic Outlook 2017” yang diadakan oleh Iluni Magister Manajemen UI Jakarta, Selasa (2/5).

Muliaman mengungkapkan pengeluaran terbesar ekonomi syariah dunia adalah untuk keperluan makanan dan minuman yang mencapai 61 persen. Pengeluaran terbesar berikutnya berturut-turut diduduki oleh kebutuhan pakaian (13%), media dan hiburan (10%), travel (8%), serta kosmetika dan obat-obatan (7%).

Muliaman menambahkan Indonesia adalah negara yang berpotensi besar menjadi kekuatan pengembangan sektor jasa keuangan syariah dunia. Saat ini, tuturnya, aset keuangan syariah Indonesia menempati urutan ke-9 di dunia di bawah Malaysia, Arab Saudi, Iran, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Turki.

Menurut dia, Indonesia saat ini telah memiliki industri jasa keuangan syariah lengkap, yang terdiri dari perbankan syariah, pasar modal syariah, dan industri keuangan non-bank syariah. Per bulan Februari 2017, keseluruhan aset keuangan syariah Indonesia menyentuh angka Rp897,1 Triliun, yang separuhnya merupakan aset perbankan syariah.

Berdasarkan data dari Global Islamic Finance Report 2016, Indonesia yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia digolongkan sebagai Emerging Leaders, yaitu negara yang berpotensi besar memiliki pengaruh global dalam sektor jasa keuangan syariah. (nico)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita