Kamis, 15 April 2021

Penggerebekan Pesta Gay, DPRD Jatim Desak Diberlakukan Krisis Darurat Sosial

Penggerebekan Pesta Gay, DPRD Jatim Desak Diberlakukan Krisis Darurat Sosial

Foto: Polrestabes Surabaya menahan 14 pelaku pesta gay di hotel Oval Surabaya. (ari/swamedium)

Surabaya, Swamedium.com — DPRD Jatim mendorong Pemprov Jatim untuk memberlakukan krisis darurat sosial di Jatim pasca terungkapnya kasus pesta seks oleh kelompok gay yang diungkap Polrestabes Surabaya beberapa waktu lalu.

Banner Iklan Swamedium

Anggota Komisi E DPRD Jatim,KH.Kusni Muh Husni mengatakan Pemprov Jatim harus memberlakukan darurat krisis sosial mengingat pesta gay tersebut merupakan pertama kali di Indonesia.

”Kami menyesalkan kejadiannya ada di Jatim. Ini mengundang keprihatinan kami,” ungkap pria asal Trenggalek ini, Kamis (4/5).

Kusni mengatakan dalam mengatasi krisis darurat sosial ini, Pemprov Jatim harus menggandeng aparat keamanan setempat di masing-masing daerah khususnya dalam pelibatan ulama di Jatim untuk memberikan penyadaran kepada para kelompok gay tersebut.

Soal sanksi hukuman pidana yang diterapkan kepada para pelaku pesta seks tersebut, politisi asal PKB ini mengatakan pihaknya kurang setuju adanya sanksi pidana tersebut.

”Buatlah mereka pembinaan terlebih dahulu jangan dipidana,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polrestabes Surabaya melakukan penggerebekan terhadap pesta gay atau homo di hotel Oval Surabaya, Minggu (30/4).

Dalam penggerebekan tersebut diamankan 14 tersangka dan ironisnya saat dilakukan penggerebekan mereka sedang pesta seks dengan sesama jenis.

Keempat belas tersangka tersebut antara lain Andre (45) warga Jombang selaku inisiator, AS (22) warga Sampang selaku peserta, AL (25) warga Tumpang Malang, SD (44) warga Gresik, ISW (40) warga Jogyakarta, Ahmad (35) warga Sidoarjo, Bela (23) warga Sidoarjo, Feri (25) warga Kupang, ALS (20) warga Sidoarjo, Apri (29) warga Jogyakarta, NIR (24) warga Magelang, TRI(28) warga Madiun, ATMa (36) warga Madiun dan Erik (35) warga Surabaya. (Ari)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita