Senin, 29 November 2021

Ini Lho, Jenis Properti yang Terkena Pajak Penjualan

Ini Lho, Jenis Properti yang Terkena Pajak Penjualan

Jakarta, Swamedium.com – Pemerintah semakin giat menagih pajak untuk menutupi bolong APBN. Karena itu, perhatikan peraturan perpajakan terkait properti yang diterbitkan oleh kementerian keuangan tahun ini agar Anda terhindar dari denda pajak.

Banner Iklan Swamedium

Kalau berurusan dengan pajak, banyak yang langsung pusing kepala sebab membayangkan sejumlah nominal uang bakal keluar dari kantong. Seperti dikutip dari Urbanindo, belum lama ini ada peraturan pengenaan pajak 20 persen hingga 75 persen yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan Indonesia.

Ternyata, didalam peraturan itu tercantum juga mengenai beberapa sektor properti yang terkena pajak penjualan. Berikut penjelasannya.

Jenis Properti yang Kena Pajak

Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 35/PMK.010/2017, ternyata cukup banyak barang yang terkena pajak. Mulai dari properti, kendaraan mewah, dan senjata api. Besaran pajaknya sendiri mulai dari 20 persen hingga 75 persen.

Khusus untuk sektor properti, pajak yang dikenakan adalah sebesar 20 persen. Lalu apa saja jenis properti yang terkena pajak? Dalam lampiran PMK tersebut, tercantum bahwa properti yang terkena pajak 20 persen merupakan hunian mewah yang terdiri dari:

1. Rumah dan town house dari jenis nonstrata title dengan harga jual sebesar Rp20 miliar atau lebih;
2. Apartemen, kondominium, town house dari jenis strata title, dan sejenisnya dengan harga jual sebesar Rp10 miliar atau lebih.

Berlaku Sejak 1 Maret 2017

PMK Nomor: 35/PMK.010/2017 tentang Jenis Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah ini sudah disahkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 1 Maret 2017.

Dengan disahkannya PMK ini, maka aturan-aturan terkait pajak barang mewah yang sudah ada sejak sebelumnya jadi tidak berlaku lagi. Bukan hanya properti yang terkena pajak 20 persen, masih ada pajak 40 persen, 50 persen, dan 75 persen untuk sektor lainnya.

Anda punya salah satu dari jenis properti yang terkena pajak? Kalau punya, jangan lupa untuk bayar pajaknya! (*/maida)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita