Selasa, 20 April 2021

Ternyata ada Stasiun NASA di Canberra

Ternyata ada Stasiun NASA di Canberra

Foto: Visitor Center pada Stasiun NASA di Canberra, Australia (Nico/swamedium)

Canberra, Swamedium.com — Di Canberra, penulis berkesempatan melihat stasiun bumi lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA. Iya, stasiun bumi di belahan Selatan yang awalnya untuk memandu peluncuran pesawat luar angkasa ke Bulan ini bernama Canberra Deep Space Communication Complex (CDSCC). Stasiun yang terletak 20 kilometer dari Canberra ini dioperasikan oleh Jet Propulsion Laboratory NASA.

Banner Iklan Swamedium

Diresmikan pertama kali pada Tahun 1965, stasiun bumi ini sekarang dikelola oleh LIPI-nya Australia bernama Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO). Stasiun bumi yang setahun berbiaya 20 juta dollar Australia ini pada Tahun 2010 pengelolaannya diambil alih oleh CASS (CSIRO Astronomy and Space Science).
Daerah Tidbinbilla dipilih sebagai lokasi antena, karena terlindung dari kebisingan gelombang radio, TV atau alat komunikasi lainnya karena terlindung oleh perbukitan di sekelilingnya, yaitu Coolamon Ridge, Urambi Hills, dan Bullen Range.

Dengan pemandangan indah di sekelilingnya, tempat ini sekarang menjadi salah satu tempat tujuan wisata di Canberra. Antena-antena raksasa berwarna putih yang mendongak ke angkasa luas menjadi daya tarik bagi banyak wisatawan. Untuk menikmati tempat wisata yang lebih dikenal sebagai Tidbinbilla Deep Space Tracking Station ini pengunjung tidak dikenakan biaya alias free.

Disamping berfungsi memandu pesawat-pesawat luar angkasa NASA melintasi jalurnya ke angkasa luar saat melintasi Benua Australia, antena-antena raksasa yang berpadu indah dengan latar perbukitan hijau kecoklatan di sekelilingnya memang layak untuk dinikmati. Sampai akhir 2016 terdapat lima antena raksasa yang dioperasikan, yaitu DSS-34, DSS-35, DSS36, DSS-43, and DSS-45.

Di dalam bangunan visitor center, para pengunjung juga disuguhi replika peralatan-peralatan luar angkasa, seperti baju yang dikenakan astronot, miniatur roket luar angkasa, modul pendaratan, robot luar angkasa, beraneka model satelit, dan film dokumenter atau foto-foto serta narasi edukasi terkait luar angkasa lainnya. Di sini, pengunjung juga disediakan kafe, toko souvenir, toilet dan fasilitas bangku-bangku untuk menikmati pemandangan.

Memandangi antena-antena berukuran raksasa, yang mendongak ke angkasa dengan semilir angin kering Australia dan Capucino hangat adalah pengalaman tak terlupakan. Tempat ini mampu menumbuhkan imaji tentang eksplorasi ke bulan, planet atau bintang gemintang di luar angkasa sana yang selalu menanti untuk dijelajahi suatu saat nanti. Penulis jadi teringat lirik lagu anak-anak yang sangat populer di Australia:

Twinkle, twinkle, little star,
How I wonder what you are.
Up above the world so high,
Like a diamond in the sky.
Twinkle, twinkle, little star,
How I wonder what you are!
(Traditional, Written By: Jane Taylor, Copyright Unknown)

(Nico Andrianto/jurnalis warga/Penulis buku: Australia dari Dekat, Berbagi Pengalaman dan Tips Hidup)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita