Rabu, 21 April 2021

KH Bachtiar Nasir: Kita Tak Tahu Cara Allah Menghukum Penista Agama

KH Bachtiar Nasir: Kita Tak Tahu Cara Allah Menghukum Penista Agama

Jakarta, Swamedium.com — Tugas umat Islam hanya bergerak dan berikhtiar untuk menunjukkan pembelaan kepada agama dan al-Qur’an. Setelah berikhtiar dan berjuang, bermunajah kepada Allah adalah cara paling ampuh untuk meminta keadilan-Nya.

Banner Iklan Swamedium

“Kita tidak tahu bagaimana cara Allah SWT memenjarakan si penista ini. Tentu kita tidak ingin mendikte Allah SWT bagaimana cara-Nya memenjarakan dia. Yang kita yakini bahwa Allah itu Azizun Hakim (Maha Perkasa dan Bijaksana),” ungkap Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) KH Bachtiar Nasir saat Aksi Simpatik 55 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (5/5) lalu.

Pimpinan AQL Islamic Center itu juga mengatakan, umat Islam bukanlah sekumpulan orang tapi sudah menjadi barisan yang kuat.

“Tetaplah berada di masjid dan bermunajat kepada Allah SWT dan saya yakin doa-doa kita semua pasti dikabulkan oleh Allah SWT. Dengan keyakinan yang kuat keadilan akan turun pada hari Selasa nanti (sidang vonis kasus penistaan agama oleh Ahok),” ujarnya.

Sekjen MIUMI Pusat ini menyitir ayat 55 surat al-Maidah:

“Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).”

Menurut KH Bachtiar, al-Maidah 55 ini juga menjadi jawaban atas kemenangan pemimpin muslim dalam Pilkada DKI Jakarta.

“Ini bukan tebak-tebakan kulit manggis dan bukan rekayasa-rekayasaan. Sejak awal perjuangan kita mengatakan bahwa ini adalah Tadbirun Rabbaniun wa Tansikun Ilahiyyun Syar’iyyun (Rekayasa ilahiyah yang Syar’i). Dengan izin Allah, penista agama akan dipenjarakan,” pungkasnya. (*/ls)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita